Minggu, 21 Juni, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Di Madinah, Belasan Ribu Jemaah Haji Reguler Bakal Tempati Hotel Setaraf Bintang 5

JAKARTA — Upaya peningkatan kualitas layanan haji Indonesia kembali ditunjukkan pada penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M. Untuk pertama kalinya, sekitar 17 ribu jemaah haji reguler Indonesia akan mendapatkan fasilitas akomodasi setaraf hotel bintang 5 di Madinah, layanan yang selama ini lebih identik dengan program haji khusus.

Kebijakan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemenhaj, Minggu (7/6/2026).

“Tahun ini yang berbeda dibandingkan dengan sebelumnya, hampir sekitar 17 ribu jemaah haji reguler Indonesia akan menempati hotel setaraf bintang 5 di Madinah yang biasa identik dengan program haji khusus,” kata Maria.

Menurut Maria, peningkatan kualitas akomodasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan yang semakin baik bagi jemaah haji reguler. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama program ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas yang lebih mewah.

Pemerintah menempatkan aspek kemudahan akses menuju Masjid Nabawi sebagai pertimbangan utama dalam penyediaan akomodasi tersebut. Lokasi hotel yang sangat dekat diharapkan dapat membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.

“Nilai utama yang kami hadirkan adalah kemudahan akses bagi jemaah untuk dapat beribadah di Masjid Nabawi. Hotel-hotel tersebut berada pada lokasi yang sangat dekat, bahkan sampai 50 meter saja dari Masjid Nabawi,” jelasnya.

Dengan jarak yang lebih dekat, waktu tempuh menuju Masjid Nabawi menjadi lebih singkat sehingga jemaah tidak perlu mengeluarkan tenaga berlebih untuk beraktivitas setiap hari.

Kondisi tersebut dinilai akan memberikan manfaat besar, terutama bagi jemaah yang harus menjalani rangkaian ibadah secara intens selama berada di Kota Madinah.

Prioritas untuk Lansia dan Jemaah Berkebutuhan Khusus

Maria menjelaskan, penempatan hotel-hotel dengan akses terdekat ke Masjid Nabawi juga menjadi bagian dari implementasi program Haji Ramah Lansia yang terus diperkuat pemerintah.

Karena itu, jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta kelompok berkebutuhan khusus akan menjadi prioritas utama untuk menempati akomodasi tersebut.

“Ini juga bagian dari program haji kami ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Hotel dengan akses terdekat ke Masjid Nabawi ini diprioritaskan bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan tentunya jemaah berkebutuhan khusus,” kata Maria.

Menurutnya, akses yang lebih mudah menuju pusat ibadah akan membantu mengurangi beban mobilitas jemaah yang memiliki keterbatasan fisik.

Selain mendukung kenyamanan, pemerintah berharap peningkatan kualitas akomodasi ini dapat memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik bagi jemaah selama berada di Madinah.

Lingkungan penginapan yang nyaman dan lokasi yang dekat dengan Masjid Nabawi diharapkan membuat jemaah dapat lebih fokus menjalankan aktivitas spiritual tanpa harus terbebani perjalanan yang jauh.

“Dengan mobilitas yang lebih mudah dan juga tentunya dengan lingkungan yang lebih nyaman, kami berharap jemaah dapat lebih fokus beribadah dan menikmati pengalaman spiritual yang lebih khusyuk selama berada di Kota Madinah,” imbuhnya.

Kebijakan ini menjadi salah satu terobosan layanan pada penyelenggaraan haji 2026 yang menitikberatkan pada peningkatan kenyamanan, aksesibilitas, serta keberpihakan kepada jemaah lanjut usia dan kelompok berkebutuhan khusus. (tri)

Advertisementspot_img

Populer

Sinergi Pemkot dan MES, Khitanan Massal Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto

MOJOKERTO - Khitanan massal yang digelar oleh Masyarakat Ekonomi...

Hari Ketiga Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Ratusan Anak Ikuti Lomba Mewarnai

BOJONEGORO - Wajah-wajah penuh semangat tampak dari para pelajar...

BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

BATU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu...
Advertisementspot_img

Terbaru

Munas-Konbes NU 2026: Gubernur Khofifah Sebut Bahas Berbagai Hal Strategis dan Penguatan Sosial Keagamaan

KEDIRI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri...

Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI: Raih Juara Umum, Gubernur Khofifah Apresiasi Tim Kesenian Kyai Lodra

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan...

Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana, BPBD Kota Kediri Gandeng SLB Putra Asih Gelar Edukasi dan Simulasi Mitigasi

KEDIRI - Guna melatih kesiapsiagaan dan meminimalkan risiko, korban...

Hari Ketiga Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Ratusan Anak Ikuti Lomba Mewarnai

BOJONEGORO - Wajah-wajah penuh semangat tampak dari para pelajar...

Sinergi Pemkot dan MES, Khitanan Massal Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto

MOJOKERTO - Khitanan massal yang digelar oleh Masyarakat Ekonomi...

Terkait