Selasa, 23 Juni, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pemkab Lumajang Perkuat Imbauan Jam Operasional Aman Penambangan di Kawasan Semeru

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat imbauan terkait penerapan jam operasional aman bagi aktivitas penambangan material di kawasan Gunung Semeru, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat yang bekerja di wilayah rawan bencana.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan, aktivitas penambangan di kawasan Semeru perlu memperhatikan batas waktu operasional yang aman. Menurutnya, pembatasan waktu tersebut merupakan langkah mitigasi penting untuk mengurangi risiko yang dapat timbul akibat perubahan kondisi alam di kawasan aliran material vulkanik.

Bunda Indah menjelaskan, aktivitas penambangan sebaiknya tidak dilakukan hingga malam hari karena kondisi lapangan pada waktu tersebut cenderung lebih sulit dipantau. Di sisi lain, dinamika kawasan Semeru dapat berubah sewaktu-waktu, baik karena faktor cuaca, pergerakan material, maupun potensi aliran lahar saat hujan terjadi di wilayah hulu.

“Kami terus mengingatkan agar aktivitas penambangan memperhatikan waktu operasional yang aman. Ini penting agar para penambang memiliki ruang keselamatan yang lebih baik saat bekerja di kawasan rawan,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Bunda Indah, penerapan jam operasional yang lebih tertib akan membantu penambang melakukan pemantauan kondisi lapangan secara lebih optimal, termasuk memudahkan respons cepat apabila muncul informasi kebencanaan dari pihak berwenang.

Ia menilai, aktivitas pada siang hingga sore hari memberikan peluang yang lebih baik bagi penambang untuk mengenali perubahan kondisi di lapangan, dibandingkan jika kegiatan dilakukan pada malam hari ketika visibilitas menurun dan potensi bahaya lebih sulit terdeteksi secara cepat.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas penambangan, mulai dari penambang, koordinator lapangan, hingga pemerintah desa, bersama-sama membangun kedisiplinan terhadap jam operasional sebagai bagian dari budaya kerja yang aman.

“Pembatasan waktu operasional ini bukan untuk menghambat mata pencaharian masyarakat, tetapi untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan penambang dan warga di sekitarnya,” katanya.

Bunda Indah menambahkan, keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas ekonomi di kawasan rawan bencana. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap jam operasional, kewaspadaan terhadap kondisi lapangan, serta perhatian terhadap informasi resmi kebencanaan perlu terus diperkuat.

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus melakukan sosialisasi dan penguatan komunikasi dengan masyarakat penambang agar imbauan terkait jam operasional aman dapat dipahami dan dijalankan secara konsisten di lapangan.

Melalui kedisiplinan terhadap waktu operasional, peningkatan kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap imbauan keselamatan, diharapkan aktivitas penambangan di kawasan Semeru dapat berlangsung lebih aman, terukur, dan bertanggung jawab. (tri)

Advertisementspot_img

Populer

Wabup Malang Hadiri Bersih Desa dan Sedekah Bumi Desa Glanggang

MALANG - Wakil Bupati Malang, Dra Hj Lathifah Shohib menghadiri...

Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI: Raih Juara Umum, Gubernur Khofifah Apresiasi Tim Kesenian Kyai Lodra

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan...

Pemkab Gresik Matangkan Pilkades 2026, E-Voting Disiapkan untuk Tingkatkan Transparansi

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik mematangkan persiapan Pemilihan Kepala...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pelatihan Kemasan Produk UKM: Bupati Mas Rusdi Nilai Konsumen Terkadang Beli Karena Kemasan Yang Menarik

PASURUAN - Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengajak seluruh pemilik...

HUT Ke-108 Kota Mojokerto: Diwarnai Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk

MOJOKERTO - Pemandangan unik mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun...

Munas-Konbes NU 2026: Gubernur Khofifah Sebut Bahas Berbagai Hal Strategis dan Penguatan Sosial Keagamaan

KEDIRI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri...

Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI: Raih Juara Umum, Gubernur Khofifah Apresiasi Tim Kesenian Kyai Lodra

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan...

Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana, BPBD Kota Kediri Gandeng SLB Putra Asih Gelar Edukasi dan Simulasi Mitigasi

KEDIRI - Guna melatih kesiapsiagaan dan meminimalkan risiko, korban...

Terkait