PROBOLINGGO – Semangat sport tourism di Kabupaten Probolinggo semakin terasa melalui gelaran Bromo Medic Run 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini sukses menyedot antusiasme hampir seribu peserta dari berbagai daerah yang memadati kawasan wisata Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Minggu (12/4/2026).
Udara sejuk pegunungan dengan panorama khas Gunung Bromo menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Keindahan alam yang memukau berpadu dengan semangat olahraga menjadikan even ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris hadir langsung sekaligus membuka kegiatan tersebut. Turut mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan konsep pengembangan pariwisata daerah berbasis nature, culture dan sport tourism.

“Selamat pagi semuanya, selamat datang di Kabupaten Probolinggo. Konsep pariwisata kita adalah nature, culture dan sport tourism. Kita punya banyak potensi, mulai dari danau hingga air terjun. Semoga kegiatan ini menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menikmati keberagaman destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada IDI Cabang Kabupaten Probolinggo yang telah menginisiasi kegiatan positif yang memadukan olahraga dan pariwisata.
Selain menghadirkan pengalaman lari yang unik, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta. Di antaranya door prize utama berupa satu unit sepeda motor serta hadiah uang pembinaan bagi para pemenang di setiap kategori lomba, yang semakin menambah semangat dan antusiasme peserta.
Sementara Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi menyampaikan Bromo Medic Run tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan potensi wisata daerah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga, sekaligus menikmati keindahan alam Kabupaten Probolinggo. Kami berharap event ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang berdampak positif bagi kesehatan dan pariwisata daerah,” ungkapnya.

Perwakilan panitia dr. Rony, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah berkontribusi sehingga Bromo Medic Run 2026 dapat terselenggara dengan baik. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan event yang lebih baik ke depannya,” urainya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari berbagai daerah yang ikut ambil bagian. Salah satunya Rudi, peserta asal Pasuruan, yang mengaku sangat menikmati pengalaman mengikuti event ini.
“Ini pengalaman yang seru. Selain bisa menjaga kesehatan, kami juga disuguhi pemandangan alam yang luar biasa indah. Jarang ada event lari dengan suasana seperti ini,” katanya.
Melalui Bromo Medic Run 2026, Pemkab Probolinggo berharap sport tourism dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pengungkit promosi daerah, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Bromo dan sekitarnya. (*)
