Rabu, 15 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Jatim Puspa Plus Dorong Desa Mandiri, Perempuan Jadi Ujung Tombak

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong pemberdayaan desa, salah satunya melalui peran perempuan. Upaya ini diwujudkan lewat Bimbingan Teknis Program Jatim Puspa Plus yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim di Kota Batu, 13–18 April 2026.

Program ini menargetkan pengentasan kemiskinan perdesaan yang masih 12,55 persen, atau lebih tinggi dibanding kemiskinan perkotaan sebesar 6,93 persen.

Sebanyak 119 peserta dari aparatur desa, pendamping lapangan, dan perwakilan kecamatan mengikuti bimtek di setiap angkatan. Mereka dibekali strategi pendampingan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar memberdayakan. Program ini menjangkau 2.328 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 50 desa pada 22 kabupaten

Kepala Bidang PUED DPMD Jatim, Drs Damin, MSi, menjelaskan tujuan program. “Program ini dirancang untuk mengoptimalkan penanggulangan kemiskinan perdesaan melalui kegiatan pemberdayaan bagi KPM dengan memberikan fasilitasi bantuan dan pemberdayaan, serta ketahanan pangan dan ekonomi berjejaring,” ujarnya.

Setiap KPM menerima stimulan modal usaha berbentuk barang produktif senilai Rp3 juta. Bantuan dapat digunakan untuk budidaya pertanian, ternak, ikan, agribisnis, perdagangan, jasa, atau industri rumah tangga. Semua berdasarkan hasil identifikasi potensi dan kebutuhan usaha KPM.

Sasaran utama adalah perempuan graduasi Program Keluarga Harapan atau dari data Desil 1-2 DTSEN. Usia maksimal 60 tahun dan belum pernah menerima program serupa. Prioritas diberikan pada daerah kantong kemiskinan.

Empat fokus kegiatan dijalankan dalam program ini. “Program ini difokuskan pada empat kegiatan: mendorong motivasi berusaha, meningkatkan kapasitas usaha, membantu peningkatan pendapatan, serta mengupayakan konektivitas usaha untuk membangun ekonomi berjejaring,” kata Damin. Pendamping desa mendapat honorarium Rp150 ribu per KPM.

Kepala Dinas PMD Provinsi Jatim, Ir Budi Sarwoto, MM, menekankan pentingnya kemandirian desa. “Penting bagi desa untuk menjadi mandiri dan berdikari, mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam membangun desa, dan mengembangkan inovasi serta teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata dia.

Jawa Timur telah mencatat kemajuan signifikan dengan angka kemiskinan turun menjadi 9,30 persen per September 2025. Jumlah desa mandiri tertinggi nasional mencapai 4.716 desa. Program Jatim Puspa Plus diharapkan memerkuat capaian tersebut.

Pengawasan melibatkan inspektorat dan partisipasi publik melalui berbagai kanal. Masyarakat dapat menyampaikan saran dan pengaduan di website dan media sosial DPMD Jatim. Program ini diharapkan menciptakan ekonomi desa yang berjejaring dan berkelanjutan. (*)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Jombang Laksanakan Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Tiga Puskesmas

JOMBANG - BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam...

Langkah Mitigasi Pertanian Purwosari dan Sekitarnya, Pemkab Bojonegoro Normalisasi Kali Jambe

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan...

Terkait Suara Dentuman di Sejumlah Wilayah, Pemkab Gresik Berkoordinasi

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat menindaklanjuti laporan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait