PROBOLINGGO – Pemerintah Kecamatan Sukapura bersama masyarakat dan sejumlah unsur terkait melaksanakan kegiatan pembersihan (clean up) di kawasan area wisata Gunung Bromo, Pura Poten dan sekitarnya setelah pelaksanaan Hari Raya Yadnya Kasada 2026, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan kawasan wisata dan kawasan suci masyarakat Tengger.
Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan berbagai pihak mulai dari perangkat desa, masyarakat Tengger, Kecamatan Sukapura, petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, kepolisian, TNI hingga relawan yang berasal dari tiga wilayah penyangga kawasan Bromo. Pembersihan dilakukan secara serentak mulai dari pintu masuk kawasan hingga area kaldera dan Lautan Pasir Bromo.
Camat Sukapura Nur Rachmad Sholeh mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut pasca pelaksanaan Yadnya Kasada untuk memastikan kawasan Bromo tetap bersih dan terjaga.
“Setelah pelaksanaan Yadnya Kasada, kami melaksanakan clean up kawasan Lautan Pasir Bromo dan kaldera di dalamnya. Area yang dibersihkan mulai dari pintu masuk dan gerbang di tiga kabupaten dengan mengerahkan seluruh perangkat desa sekitar, khususnya masyarakat Tengger,” katanya.
Menurut Rachmad, kegiatan tersebut melibatkan unsur lintas sektor yang dibagi ke sejumlah titik pembersihan agar penanganan sampah dapat dilakukan secara maksimal. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut dengan dukungan armada dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Perangkat desa, warga, kecamatan, TNBTS, Polsek, Koramil serta berbagai unsur lainnya bersama-sama masuk ke area yang telah dibagi dalam beberapa plot pembersihan. Kami juga mendapat dukungan DLH untuk mengangkut sampah yang berhasil dikumpulkan,” kata dia.
Lebih lanjut Rachmad menegaskan kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung pelestarian kawasan Bromo sebagai destinasi wisata nasional sekaligus kawasan sakral bagi masyarakat Tengger.
“Clean up ini merupakan bentuk komitmen bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan Yadnya Kasada sekaligus menjaga kelestarian kawasan Bromo. Kami terus mengajak seluruh pengunjung untuk menerapkan semboyan ‘bawa pulang kembali sampahmu’ agar kebersihan dan keindahan Bromo tetap terjaga,” kata dia. (*)
