
MAGETAN – Potensi sebuah daerah harus terus digali. Hal itu seperti yang dialami warga Desa Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berupa keripik tempe.
Bahkan Bupati Magetan Nanik Sumantri secara resmi melepas ekspor produk UMKM Jawa Timur tujuan Maldives (Maladewa), bertempat di produsen kripik tempe H&G, Kel.Tebon, Barat, Kamis (5/3/2026).
Momentum ini menandai keberhasilan pelaku UMKM Magetan menembus pasar internasional sekaligus menunjukkan daya saing produk lokal di kancah global.
Salah satu pelaku UMKM, Ita Listiana, produsen Keripik Tempe H&G, menyampaikan, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa UMKM Magetan mampu menembus pasar ekspor.
“Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh UMKM Magetan. Produk unggulan kita bisa melangkah hingga ke Maldives. Semoga langkah hari ini menjadi pintu bagi gelombang ekspor UMKM berikutnya,” ujarnya
Perwakilan Export Center Surabaya, Jalian Setiarsa, berharap kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi UMKM lain di Magetan untuk berani melakukan ekspor. Pihaknya juga akan memberikan pelatihan, pendampingan, serta membuka peluang akses pasar ke berbagai negara.
“Enam UMKM yang terlibat akan diikutkan dalam program Export Marketing Coaching Tahun 2026 dan diharapkan menjadi pionir bagi UMKM lain di Magetan,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Sumantri menyampaikan, keberhasilan ekspor ini merupakan bukti kualitas produk UMKM Magetan yang mampu bersaing di pasar dunia.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan untuk terus mendorong UMKM naik kelas melalui perluasan akses pasar, kemudahan perizinan, serta penguatan jejaring perdagangan nasional maupun internasional.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan berani menembus pasar global,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Magetan secara resmi melepas pengiriman produk UMKM menuju Maldives dengan harapan kerja sama perdagangan ini dapat terus berlanjut dan membuka peluang ekspor berikutnya. *