Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Kejar Target CKG 2026, Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektor

SURABAYA – Pemprov Jawa Timur akan memerkuat sinergi lintas sektor untuk mencapai target pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang pada 2026 ini dipatok sebanyak 46% dari jumlah warga sasaran.

Pada 2025, capaian pelayanan CKG Jatim mencapai sekitar 31% dari warga sasaran yang mencapai 42 juta jiwa. Tercatat sebagai peringkat 2 provinsi dengan pencapaian CKG terbanyak secara nasional, capaian Jatim diakui masih di bawah target sebesar 36%.

Sejumlah kendala pencapaian target adalah kelengkapan pemeriksaan bagi seluruh sasaran kesehatan, pelayanan di pondok pesantren yang dinilai belum maksimal dan adanya resistensi atau keengganan masyarakat mengikuti CKG di beberapa wilayah.

“Karena itu, diperlukan langkah sinergis kolaboratif yang melibatkan pemangku-pemangku kepentingan di bidang ini,” ungkap Kasi Takelkesmas Dinkes Jatim, Hartono saat Rapat Evaluasi Berkala Pelaksanaan CKG di Jawa Timur, di Ruang Pandanwangi, Dinkes Jatim.

Sinergi tersebut antara lain dengan TNI/polri, perguruan tinggi, hingga ormas yang akan dilibatkan untuk mobilisasi sasaran lapangan. Juga akan dilakukan sosialisasi dan edukasi secara masif melalui Dinas Kominfo di seluruh Jawa Timur. Ada pula langkah koordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk memastikan pembaruan data NIK peserta berjalan lancar.

“Seluruh langkah ini bertujuan memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan kesehatan yang optimal,” imbuh Hartono.

Upaya lain pencapaian target adalah perluasan cakupan CKG. Yaitu penambahan sasaran kepada jumlah bayi lahir hidup serta perluasan cakupan siswa sekolah. Lalu, setiap Puskesmas diproyeksi melayani dan mengentri data rata-rata 90 orang setiap hari.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan anak sekolah dasar tuntas mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum Juni 2026 sebab salah satu kunci pencapaian target CKG adalah layanan anak usia sekolah,” kata Kabid Kesmas Dinkes Jatim, Cicik Dwi Antika.

Cicik menegaskan, kesadaran masyarakat dalam mengikuti CKG juga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pelayanan ini. “Tantangan CKG adalah kesadaran masyarakat, diperlukan peran aktif lintas sektor untuk menyukseskannya,” ujar dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Doa Bersama, Awali Pembangunan Jembatan Garuda di Ambunten Tengah

SUMENEP - Komandan Kodim (Dandim) 0827/Letkol Sumenep Inf Citra...

Gelar Pantes Budal: Disbudpar Bojonegoro dan PPSBB Suguhkan Pentas Seni Budaya Lokal

BOJONEGORO - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro...

Lebih 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

JAKARTA - Kementerian Agama mencatat sebanyak 3.592.348 pemudik memanfaatkan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait