Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Melestarikan Tradisi Bibibi di Kota Probolinggo, Simbol Kebersamaan dan Memaknai Bulan Ramadan

PROBOLINGGO – Suasana pada 27 Ramadan di Kota Probolinggo terasa semakin marak dengan tradisi khas masyarakat yang dikenal dengan sebutan Bibibi. Tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun ini dapat dijumpai di beberapa wilayah di Kota Probolinggo. Salah satunya di wilayah Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok. Tepatnya RT05/RW01.

Raturan warga berkumpul di sebuah pekarangan rumah warga. Bibibi terasa lebih meriah dengan kehadiran Walikota Probolinggo dr Aminuddin yang didampingi Ketua TP PKK dr Evariani. Terlihat hadir pula Pj. Sekda Rey Suwigtyo beserta sejumlah kepala perangkat daerah, camat dan lurah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah mengatakan, Bibibi merupakan tradisi yang sudah mendapat penghargaan dari Kementerian Kebudayaan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBtB) milik Kota Probolinggo. Tradisi ini sudah ada sejak zaman Kolonial di tahun 1746.

“Sampai dengan saat ini secara terus menerus masyarakat melestarikan Bibibi, tidak terputus sampai sekarang. Dan kenapa sebutannya Bibibi ini lantaran yang memberi itu ibu-ibu, dan dalam Bahasa Madura, ibu itu sering disebut (dibaca Bebek atau Bibi dalam Bahasa Indonesia) akhirnya tradisi ini dinamakan Bibibi,” jelasnya.

Sore itu, Bibibi berlangsung seru dan meriah. Anak-anak hingga orang dewasa (orangtua) tampak antusias mengikuti jalannya tradisi yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kota Probolinggo setiap bulan suci Ramadan.

Bibibi dibagikan dalam bentuk macam-macam mulai uang tunai, susu, minuman rasa, kue makanan ringan ataupun sembako semacam mi instan.

Dalam kesempatan itu, Walikota Probolinggo dr Aminuddin menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi lokal sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

“Tradisi Bibibi menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam menyambut dan memaknai bulan suci Ramadan. Tradisi ini juga menjadi sarana memererat silaturahmi serta menjaga kekompakan antarwarga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan tradisi-tradisi lokal seperti ini sangat penting untuk terus dijaga di tengah perkembangan zaman, karena mengandung nilai-nilai sosial, budaya, dan religius yang kuat untuk saling berbagi.

Ia juga menegaskan, Pemerintah Kota Probolinggo sangat mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bernilai positif dan mampu memerkuat kebersamaan serta kearifan lokal.

Pihaknya juga berharap, melalui pelestarian tradisi Bibibi ini dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda. Sehingga mereka tidak hanya mengenal budaya modern tetapi juga tetap mencintai budaya daerahnya sendiri.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya Bibibi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul dan merasakan kebersamaan di bulan Ramadan. Tradisi ini sekaligus menjadi salah satu daya tarik budaya masyarakat Kota Probolinggo yang menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.

Dengan terus digelarnya tradisi ini setiap malam ke-27 Ramadan, mampu memerkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta kearifan lokal masyarakat Kota Probolinggo dapat terus terjaga hingga masa ke masa.

Nauval, 3 tahun, yang ikut antri Bibibi terlihat raut wajahnya yang sangat bahagia. “Ini tadi nggak mau tidur siang, pengen ikutan Bibibi sama pak Walikota, katanya. Saya suruh tidur duluan ndak mau, ikut keliling sama teman-temannya ke warga-warga sekitar tadi dari jam satu siang. Alhamdulillah keturutan sudah dapat satu tas itu jajanannya sama uang. Terima kasih Bapak Walikota semoga panjang umur bersama keluarga, maju dan sejahtera selalu untuk Kota Probolinggo,” ungkap Siti, ibunda Nauval. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Doa Bersama, Awali Pembangunan Jembatan Garuda di Ambunten Tengah

SUMENEP - Komandan Kodim (Dandim) 0827/Letkol Sumenep Inf Citra...

Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Bangkalan, Bupati Lukman Hakim Buka Kontes Batu Akik Nasional Bupati Cup

BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong pertumbuhan ekonomi...

Masjid Ramah Pemudik Jadi Solusi Istirahat Saat Jalur Ketapang Macet

BANYUWANGI - Kemacetan panjang di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait