Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Tahun Ini, Pemkot Blitar Targetkan Penanganan 10 Hektare Kawasan Kumuh

KOTA BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus mengintensifkan penanganan kawasan kumuh dengan target perbaikan hingga 10 hektar kawasan pada Tahun 2026.

Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Blitar (Disperkim), upaya peningkatan kualitas infrastruktur difokuskan pada perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta pembenahan sanitasi guna menciptakan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat.

Kepala Disperkim Kota Blitar, Suyatno menjelaskan, penanganan tersebut didukung anggaran sekitar Rp300 juta yang bersumber dari APBD. Selain itu, intervensi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Tahun ini kami menargetkan penanganan 10 hektar kawasan permukiman kumuh dengan anggaran kurang lebih Rp 300 juta dari APBD. Kami juga berkolaborasi dengan OPD lain supaya upaya pengurangan kawasan kumuh bisa berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Suyatno mengungkapkan, secara keseluruhan luas kawasan kumuh di Kota Blitar pada Tahun 2026 tercatat 77 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Sukorejo, Kepanjenkidul, dan Sananwetan.

Menurutnya, indikator kawasan kumuh tidak hanya dilihat dari aspek sanitasi, tetapi juga mencakup kondisi jalan lingkungan, drainase, hingga kepadatan bangunan. Karena itu, pemerintah terus melakukan peningkatan kualitas kawasan secara bertahap agar luasan kumuh dapat ditekan setiap tahunnya.

“Kami terus berupaya mengurangi luasan kawasan kumuh melalui peningkatan infrastruktur dasar. Penanganannya tidak hanya soal sanitasi, tetapi juga jalan lingkungan, drainase, dan kepadatan bangunan,” ujarnya.

Dengan langkah yan terarah dan kolaboratif tersebut, Pemerintah Kota Blitar optimistis pengurangan kawasan kumuh dapat terus berjalan signifikan dari tahun ke tahun. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Antisipasi Krisis Kawasan, Arab Saudi Bikin “Ruang Operasi” Khusus untuk Jemaah Haji-Umrah

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi memerkuat layanan bagi jemaah luar...

SMPN 3 Banyuwangi Sulap Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

BANYUWANGI – Upaya Pemkab Banyuwangi dalam pengelolaan sampah secara...

Lantik Kades PAW Laban, Bupati Yani Dorong Percepatan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik secara resmi melantik Mujiani...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait