Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Tahun Ini, Pemkot Blitar Targetkan Penanganan 10 Hektare Kawasan Kumuh

KOTA BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus mengintensifkan penanganan kawasan kumuh dengan target perbaikan hingga 10 hektar kawasan pada Tahun 2026.

Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Blitar (Disperkim), upaya peningkatan kualitas infrastruktur difokuskan pada perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta pembenahan sanitasi guna menciptakan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat.

Kepala Disperkim Kota Blitar, Suyatno menjelaskan, penanganan tersebut didukung anggaran sekitar Rp300 juta yang bersumber dari APBD. Selain itu, intervensi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Tahun ini kami menargetkan penanganan 10 hektar kawasan permukiman kumuh dengan anggaran kurang lebih Rp 300 juta dari APBD. Kami juga berkolaborasi dengan OPD lain supaya upaya pengurangan kawasan kumuh bisa berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Suyatno mengungkapkan, secara keseluruhan luas kawasan kumuh di Kota Blitar pada Tahun 2026 tercatat 77 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Sukorejo, Kepanjenkidul, dan Sananwetan.

Menurutnya, indikator kawasan kumuh tidak hanya dilihat dari aspek sanitasi, tetapi juga mencakup kondisi jalan lingkungan, drainase, hingga kepadatan bangunan. Karena itu, pemerintah terus melakukan peningkatan kualitas kawasan secara bertahap agar luasan kumuh dapat ditekan setiap tahunnya.

“Kami terus berupaya mengurangi luasan kawasan kumuh melalui peningkatan infrastruktur dasar. Penanganannya tidak hanya soal sanitasi, tetapi juga jalan lingkungan, drainase, dan kepadatan bangunan,” ujarnya.

Dengan langkah yan terarah dan kolaboratif tersebut, Pemerintah Kota Blitar optimistis pengurangan kawasan kumuh dapat terus berjalan signifikan dari tahun ke tahun. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait