Kamis, 28 Mei, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Sumur Bor Keluarkan Aroma Mirip Belerang, Polsek Prenduan Pasang Garis Pengaman

SUMENEP – Warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan munculnya aroma gas menyerupai belerang dari sebuah sumur bor milik warga, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah setempat langsung turun tangan mengamankan lokasi guna mencegah potensi bahaya.

Peristiwa tersebut terjadi di lahan tegal milik Z (40), seorang petani setempat. Saat itu, proses pengeboran sumur dilakukan oleh pekerja berinisial S menggunakan alat bor gantung dengan kedalaman mencapai sekitar 20 meter. Ketika dilakukan pelebaran casing, tiba-tiba tercium bau menyengat menyerupai gas belerang dari dalam lubang bor.

Mengetahui adanya bau gas tersebut, pekerja sempat melakukan uji coba dengan menyalakan korek api di atas lubang paralon. Secara mengejutkan, api sempat muncul dari dalam lubang, yang mengindikasikan adanya kandungan gas mudah terbakar.

Menyadari potensi bahaya, pekerja segera menutup lubang menggunakan kain basah hingga api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Prenduan Iptu Mohammad Sudiono bersama anggota dan didampingi Danramil Pragaan Kapten Inf. Suwaefi langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB.

Petugas kemudian memasang garis polisi (police line) serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati area sumur bor demi keselamatan.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, SIK dalam keterangannya menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya dari kejadian tersebut.

“Kami telah mengamankan lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Masyarakat kami imbau untuk tidak mendekat ke area tersebut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumenep untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama, mengingat adanya potensi gas mudah terbakar yang dapat memicu kebakaran maupun ledakan apabila tidak ditangani secara tepat.

Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat gabungan masih melakukan pemantauan serta koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Pertamina Patra Niaga Tambah 1,5 juta Tabung LPG 3 KG di Jatim Saat Idul Adha 

Surabaya - Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di...

Sebagian Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat, BNPB Ingatkan Kewaspadaan Ancaman Banjir

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat...

Di-cover BPJS, Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Awal Juni 2026

BANYUWANGI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi...
Advertisementspot_img

Terbaru

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN - Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi...

Pelestarian Bahasa Daerah, Kemendikdasmen Apresiasi Kabupaten Sumenep

SUMENEP - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan...

Terkait