Kamis, 28 Mei, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Kota Batu Resmi Gabung Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu resmi menjalin kerja sama lintas daerah dalam pengembangan sistem Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Malang Raya. Langkah kolaboratif ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan pada Maret 2026, sebagai solusi modern terhadap permasalahan sampah regional.

PSEL sendiri merupakan sistem pengolahan sampah mutakhir yang mengubah residu sampah menjadi sumber energi, termasuk energi listrik. Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan energi terbarukan yang berkelanjutan.

Dalam proyek ini, Kota Batu mengambil peran sebagai daerah pendukung pasokan sampah. Berdasarkan data teknis, kontribusi sampah harian yang akan diolah dalam skema ini meliputi Kabupaten Malang: 600 ton/hari, Kota Malang: 500 ton/hari, Kota Batu: 38,09 ton/hari. Total Kapasitas: 1.138,9 ton/hari. Angka-angka itu dinilai telah memenuhi ambang batas skema kolaboratif yang dibutuhkan untuk pengembangan PSEL skala regional.

Pembangunan fasilitas PSEL Malang Raya direncanakan berlokasi di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sebelumnya, TPA Supit Urang di Kota Malang sempat masuk dalam pembahasan awal sebagai lokasi potensial, namun perkembangan terbaru memastikan titik pembangunan diarahkan ke wilayah Pakis. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat menjawab tantangan pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi dibandingkan dengan metode konvensional.

Keterlibatan Kota Batu dalam proyek PSEL ini bukan tanpa alasan. Ada empat poin utama mengapa proyek ini menjadi sangat krusial bagi kota wisata tersebut:
1.    Solusi Jangka Panjang: Menyediakan kepastian pengelolaan sampah dalam jangka waktu lama.
2.    Sinergi Regional: Memerkuat hubungan kerja sama antara tiga wilayah di Malang Raya.
3.    Energi Terbarukan: Mendorong transformasi sampah dari masalah menjadi sumber energi yang bermanfaat.
4.    Lingkungan Berkelanjutan: Menjadi langkah konkret menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Dari persoalan sampah, menjadi potensi energi masa depan. PSEL Malang Raya adalah langkah kolaboratif di mana Kota Batu menjadi bagian penting di dalamnya,” ujar Heli Suyanto, Wakil Walikota Batu. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Di-cover BPJS, Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Awal Juni 2026

BANYUWANGI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...
Advertisementspot_img

Terbaru

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN - Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi...

Pelestarian Bahasa Daerah, Kemendikdasmen Apresiasi Kabupaten Sumenep

SUMENEP - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan...

Terkait