Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Kota Batu Resmi Gabung Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu resmi menjalin kerja sama lintas daerah dalam pengembangan sistem Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Malang Raya. Langkah kolaboratif ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan pada Maret 2026, sebagai solusi modern terhadap permasalahan sampah regional.

PSEL sendiri merupakan sistem pengolahan sampah mutakhir yang mengubah residu sampah menjadi sumber energi, termasuk energi listrik. Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan energi terbarukan yang berkelanjutan.

Dalam proyek ini, Kota Batu mengambil peran sebagai daerah pendukung pasokan sampah. Berdasarkan data teknis, kontribusi sampah harian yang akan diolah dalam skema ini meliputi Kabupaten Malang: 600 ton/hari, Kota Malang: 500 ton/hari, Kota Batu: 38,09 ton/hari. Total Kapasitas: 1.138,9 ton/hari. Angka-angka itu dinilai telah memenuhi ambang batas skema kolaboratif yang dibutuhkan untuk pengembangan PSEL skala regional.

Pembangunan fasilitas PSEL Malang Raya direncanakan berlokasi di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sebelumnya, TPA Supit Urang di Kota Malang sempat masuk dalam pembahasan awal sebagai lokasi potensial, namun perkembangan terbaru memastikan titik pembangunan diarahkan ke wilayah Pakis. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat menjawab tantangan pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi dibandingkan dengan metode konvensional.

Keterlibatan Kota Batu dalam proyek PSEL ini bukan tanpa alasan. Ada empat poin utama mengapa proyek ini menjadi sangat krusial bagi kota wisata tersebut:
1.    Solusi Jangka Panjang: Menyediakan kepastian pengelolaan sampah dalam jangka waktu lama.
2.    Sinergi Regional: Memerkuat hubungan kerja sama antara tiga wilayah di Malang Raya.
3.    Energi Terbarukan: Mendorong transformasi sampah dari masalah menjadi sumber energi yang bermanfaat.
4.    Lingkungan Berkelanjutan: Menjadi langkah konkret menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Dari persoalan sampah, menjadi potensi energi masa depan. PSEL Malang Raya adalah langkah kolaboratif di mana Kota Batu menjadi bagian penting di dalamnya,” ujar Heli Suyanto, Wakil Walikota Batu. (*)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...

Kinerja Komunikasi DEI dan ESG di Media Sosial Konsisten, Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...
Advertisementspot_img

Terbaru

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Terkait