JOMBANG – Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan perguruan tinggi, BPBD Kabupaten Jombang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan Sigana (Siaga Bencana dan Kebakaran) bersama UKM Resimen Mahasiswa (Menwa) Itebis PGRI Dewantara Jombang, Rabu, (8/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Itebis PGRI Dewantara Jombang, Jl Prof Moh. Yamin No 77, Dusun Jabon, Desa Pandanwangi, Kecamatan Jombang, ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara BPBD Kabupaten Jombang dengan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana maupun kebakaran.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Sigana Itebis PGRI Dewantara Jombang, yang menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas mahasiswa sebagai bagian dari relawan kampus yang siap membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
Selanjutnya, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jombang memberikan sambutan sekaligus mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi utama yang disampaikan meliputi pemahaman mengenai dasar-dasar kebencanaan, pengenalan potensi risiko bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, serta langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penyebab umum terjadinya kebakaran, upaya pencegahan, serta tindakan awal yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi kebakaran agar tidak berkembang menjadi insiden yang lebih besar.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para mahasiswa aktif berdiskusi mengenai berbagai skenario penanganan keadaan darurat, prosedur evakuasi, hingga peran relawan dalam membantu proses penyelamatan. Diskusi ini menjadi wadah untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap pentingnya koordinasi dan kerja sama dalam penanggulangan bencana.
Sebagai bentuk penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik simulasi pencegahan kebakaran dan pertolongan darurat. Dalam sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik penanganan awal kebakaran, prosedur evakuasi yang aman, serta langkah-langkah dasar pertolongan kepada korban sesuai dengan prosedur keselamatan.
Simulasi dilaksanakan secara langsung dengan pendampingan dari personel BPBD Kabupaten Jombang sehingga peserta memperoleh pengalaman nyata dalam menghadapi kondisi darurat.
Kegiatan ini melibatkan Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, personel Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang, serta Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang. Seluruh rangkaian kegiatan didukung dengan sarana operasional berupa satu unit kendaraan roda empat beserta perlengkapannya untuk menunjang kelancaran pelaksanaan sosialisasi dan simulasi.
Melalui kegiatan Sigana ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap para mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kebakaran.
Dengan semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya mitigasi, kesiapsiagaan, dan pertolongan pertama, diharapkan akan tercipta lingkungan kampus yang lebih aman, tangguh, serta mampu menjadi pelopor budaya sadar bencana di tengah masyarakat. (tri)
