JOMBANG – Tim penyelamat BPBD Kabupaten Jombang bergerak cepat menangani kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang korban terjepit di dalam kendaraan di Jl KH Wahid Hasyim, Desa Jombang, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Senin (29/6/2026) dini hari.
Peristiwa itu dilaporkan oleh seorang warga kepada Pos Pemadam Kebakaran Jombang pada pukul 04.32 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Jombang segera meneruskan informasi kepada Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang guna dilakukan penanganan lebih lanjut.
Setelah menerima laporan pada pukul 04.38 WIB, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang langsung berkoordinasi dengan pimpinan dan memberangkatkan satu tim penyelamat menuju lokasi kejadian pada pukul 04.42 WIB.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 04.45 WIB dan segera melakukan asesmen serta proses evakuasi terhadap korban yang mengalami kondisi terjepit pada bagian kaki sebelah kiri akibat kecelakaan lalu lintas itu.
Dengan menggunakan satu unit rescue car beserta peralatan pendukung penyelamatan, petugas melakukan penanganan secara cepat, hati-hati, dan sesuai prosedur guna meminimalisir risiko cedera lebih lanjut pada korban.

Proses evakuasi berlangsung dengan lancar berkat koordinasi yang baik antarpetugas serta dukungan dari unsur terkait di lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi, korban selanjutnya diserahkan kepada petugas medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan segera dibawa ke RSUD Jombang guna menjalani perawatan intensif.
Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Unit Operasi Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Jombang, Pos Damkar Jombang, Polres Jombang, serta masyarakat sekitar yang turut membantu dalam proses penanganan di lokasi kejadian.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
BPBD Kabupaten Jombang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kedaruratan kepada petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan optimal.
Berkat respons cepat dan sinergi seluruh pihak yang terlibat, proses evakuasi korban berhasil dilaksanakan dengan baik, sehingga korban dapat segera memperoleh penanganan medis di fasilitas kesehatan. (tri)
