Kamis, 28 Mei, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Hadapi Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Lakukan Langkah Preventif

BOJONEGORO – Menghadapi transisi musim kemarau Tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai melakukan langkah preventif menyusul data prakiraan cuaca dari BMKG Tuban yang memprediksi awal musim kemarau di wilayah Bojonegoro akan dimulai secara bertahap pada April hingga Mei mendatang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menyatakan, pihaknya saat ini tengah fokus pada pemetaan (mapping) titik-titik potensi kekeringan serta penguatan koordinasi lintas sektor. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait strategi penanganan kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Minggu ini kami melakukan mitigasi dan mapping titik-titik potensi kekeringan di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro,” ujar Heru Wicaksi, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan data BMKG Tuban, awal musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro terbagi dalam tiga fase dasarian yaitu April Dasarian II (11-20 April), meliputi Kecamatan Balen, Baureno, Kanor, dan Kepohbaru. April Dasarian III (21-30 April), meliputi wilayah perkotaan Bojonegoro, Dander, Gayam, Kalitidu, hingga wilayah barat seperti Margomulyo dan Tambakrejo. Mei Dasarian I (1-10 Mei), meliputi Kecamatan Bubulan, Gondang, Kedungadem, Sekar, hingga Temayang.

Puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus hingga September. Dalam rakor, diperkirakan beberapa wilayah masuk dalam kategori Kawasan Kritis Air diantaranya Kecamatan Ngraho, Tambakrejo, Ngambon, Bubulan, dan Sekar.

Dalam upaya meminimalisir dampak bencana, BPBD Bojonegoro menghimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah antisipatif yaitu menggunakan air secara bijak dan hemat sesuai kebutuhan. Memaksimalkan penampungan air hujan selama sisa musim penghujan sebagai cadangan.

Jika terjadi kondisi darurat atau kekeringan ekstrem warga diharapkan segera melapor kepada perangkat desa setempat atau menghubungi Call Center BPBD Bojonegoro melalui WhatsApp di nomor 08113356444. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN - Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi...

Modus Liburan ke Malaysia, Imigrasi Gagalkan 13 WNI Haji Ilegal via Kualanamu

JAKARTA - Upaya keberangkatan haji melalui jalur nonresmi kembali...
Advertisementspot_img

Terbaru

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN - Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi...

Pelestarian Bahasa Daerah, Kemendikdasmen Apresiasi Kabupaten Sumenep

SUMENEP - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan...

Terkait