Kamis, 23 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi Atasi Persoalan Sampah

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memerkuat komitmennya dalam menangani persoalan sampah melalui strategi komprehensif dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah konkret mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Lamongan.

Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kamis (16/4/2026) di Gedung Pemkab Lamongan, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen mulai dari pemerintah, masyarakat hingga sektor swasta dalam satu sistem yang terintegrasi. Hal ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Lamongan dalam menjawab tantangan meningkatnya volume sampah.

“Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dari sumbernya. Tidak hanya di hilir, tetapi juga di hulu melalui perubahan perilaku masyarakat,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Saat ini, produksi sampah di Kabupaten Lamongan mencapai sekitar 550 ton per hari. Untuk memaksimalkan pengelolaannya, berbagai langkah telah dilakukan, di antaranya optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mengurangi beban lingkungan.

Pemkab Lamongan juga terus mendorong penguatan TPS3R di tingkat desa sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui sistem ini, sampah dapat dipilah dan diolah sejak dari sumbernya, sehingga mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui bank sampah dan ekonomi sirkular.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi tersebut. Pemkab Lamongan secara berkelanjutan mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik, pemilahan sampah rumah tangga, hingga pemanfaatan komposter sebagai upaya perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup ramah lingkungan.

Dalam mendukung sistem pengelolaan yang lebih modern, Pemkab Lamongan juga mengambil bagian dalam proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Surabaya Raya. Melalui program ini, sampah tidak hanya dikelola, tetapi juga dimanfaatkan menjadi energi alternatif yang ramah lingkungan.

Orang nomor satu di Kota Soto menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan terus diperkuat agar target pengurangan dan penanganan sampah dapat tercapai secara optimal.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang terintegrasi, kami optimis persoalan sampah di Lamongan dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan,” kata dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

SPAB: Siap untuk Selamat bersama Mosipena, BPBD Jatim Tingkatkan Kapasitas Kebencanaan Sekolah

LAMONGAN - Tahun 2026 ini, BPBD Jatim kembali memerkuat...

Tenda-tenda Mina Berdiri, Saudi Ungkap Kesiapan Penuh Tampung Jutaan Jemaah Haji

MINA - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dipercepat....

Korvei di Taman Hijau SLG, Komitmen Pemkab Kediri Jaga Kebersihan Ruang Publik

KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen menjaga kebersihan ruang...
Advertisementspot_img

Terbaru

Komunitas Pecinta Satwa Ramaikan Rangkaian Harjakapro ke-280 di Alun-alun Kraksaan

PROBOLINGGO - Memasuki hari keenam rangkaian Hari Jadi Kabupaten...

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara...

Haji 2026: Saudi Siapkan 12.000 Penerbangan dan 3,1 Juta Kursi Penumpang

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi mengaktifkan kesiapan tertinggi di sektor...

Peringati Hari Kartini 2026: Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

SURABAYA - Memeringati Hari Kartini Tahun 2026, Gubernur Jawa...

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

BANYUWANGI - Destinasi wisata di Banyuwangi seolah tak ada...

Terkait