Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Bangladesh Apresiasi Layanan Haji Indonesia, Kemenhaj RI Jadi Rujukan

JAKARTA – Kemenhaj RI menerima kunjungan dari Mohammed Enamul Haque Chowdhury selaku Penasihat Bangladesh Nationalist Party, Kamis (7/5/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari tata kelola penyelenggaraan ibadah haji Indonesia, terutama dalam penguatan layanan jemaah yang dinilai semakin tertata, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.


‎Dalam pertemuan itu, delegasi Bangladesh menyampaikan apresiasi atas transformasi layanan haji Indonesia setelah dibentuknya Kemenhaj sebagai kementerian khusus yang menangani urusan haji dan umrah secara lebih terintegrasi. Menurut mereka, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menghadirkan pelayanan haji yang lebih fokus, terukur, dan responsif.

‎Delegasi Bangladesh juga menilai kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam membentuk Kemenhaj merupakan langkah visioner untuk memastikan jemaah haji mendapatkan layanan yang semakin baik sejak dari Tanah Air hingga berada di Tanah Suci.

‎“Kami kagum terhadap layanan Haji Indonesia yang terus memperkuat sistem pelayanan yang tertata, profesional,dan berpihak pada kepentingan jemaah” ujar Penasihat BNP, Mohammed Enamul Haque Chowdhury.

‎Selain aspek kelembagaan, delegasi Bangladesh turut menyoroti peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor, mulai dari pelayanan embarkasi, akomodasi, transportasi, bimbingan ibadah, hingga perlindungan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Seluruh layanan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan penyelenggaraan haji yang aman, nyaman, dan bermartabat.

‎Menurut Dahnil, delegasi Bangladesh juga mengapresiasi upaya Indonesia dalam meningkatkan standar layanan jemaah, namun tetap menjaga efisiensi biaya penyelenggaraan. Hal ini dinilai sebagai capaian penting karena peningkatan kualitas layanan dapat berjalan seiring dengan pengelolaan biaya yang lebih efektif.

‎“Mereka terkesan karena Indonesia mampu meningkatkan kualitas layanan haji, tetapi pada saat yang sama biaya penyelenggaraan dapat dikelola lebih efisien sehingga lebih ringan bagi masyarakat,” kata Wamenhaj, Dahnil Anzar Simanjuntak.

‎Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan haji Indonesia agar semakin adaptif, responsif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan jemaah.

‎Kunjungan ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan sistem layanan haji yang menjadi perhatian dan rujukan bagi berbagai negara muslim di dunia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait