Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN – Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan ternak sapi terbesar di Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau kesiapan hewan kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah, Minggu (24/5/2026) di Peternakan Suparto, Kedungpring.

Mendampingi Gubernur Khofifah, Bupati Lamongan Yuhronur mengungkapkan populasi sapi di Kabupaten Lamongan saat ini mencapai 108.792 ekor. Dari jumlah tersebut, ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban Tahun 2026 sebanyak 8.983 ekor, atau melebihi proyeksi kebutuhan kurban yang diperkirakan mencapai 6.500 ekor.

“Lamongan masih menjadi salah satu daerah dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. Insyaallah kebutuhan hewan kurban aman dan tercukupi,” tutur Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.

Selain sapi, Lamongan juga memiliki populasi kambing sebanyak 101.496 ekor dengan ketersediaan untuk kurban mencapai 23.000 ekor, melebihi proyeksi kebutuhan sebesar 20.000 ekor. Sedangkan populasi domba mencapai 91.571 ekor dengan ketersediaan 18.000 ekor dari proyeksi kebutuhan 10.000 ekor.

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Soto menyampaikan, untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi aman dan sehat, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai langkah pengawasan dan pencegahan penyakit ternak.

Di antaranya melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di lokasi penjualan hewan kurban, baik di kandang peternak, lapak pinggir jalan, maupun pasar hewan. Selain itu, dilakukan pemantauan lalu lintas ternak guna memastikan hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat dan dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner (SV).

“Vaksinasi rutin juga terus dilakukan sebagai langkah pencegahan penyakit menular, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kami juga melakukan desinfeksi area pasar hewan dan sosialisasi kepada peternak terkait pencegahan serta pengendalian penyakit hewan,” kata Pak Yes.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada para peternak Lamongan yang mampu menjaga ketersediaan hewan kurban di tengah tingginya permintaan masyarakat.

Menurut Khofifah, tingginya penjualan hewan kurban menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin baik serta tingginya semangat berkurban masyarakat.

“Ini masih tanggal 7 Dzulhijah, jadi potensi penjualan masih terus ada. Terlebih Lamongan adalah daerah dengan ketersediaan sapi yang besar sehingga kondisi ini aman dan sehat, dan ini harus disampaikan kepada publik,” tambahnya.

Peternak Kedungpring, Suparto, mengungkapkan, untuk persiapan kurban tahun ini total ada 300 ekor sapi yang disiapkan. Sekitar 70 persen telah terjual ke berbagai daerah seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo hingga luar Jawa.

Peternak juga mengaku terbantu dengan berbagai program pemerintah seperti vaksinasi gratis, bantuan bibit penggemukan, hingga dukungan pemasaran yang membuat penjualan mampu menjangkau hingga Palangkaraya.

“Memang ada peningkatan biaya produksi, tapi harga jual juga meningkat. Kami sangat terbantu dengan vaksin gratis dari pemerintah,” ungkap Suparto. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Mojokerto Luncurkan ‘Mojokerto Tangguh Rek’ dan Aplikasi Mojo Mandala

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memperkuat kesiapsiagaan menghadapi...

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait