Kamis, 28 Mei, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN – Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi tempat digelarnya pasar murah. Selama dua hari, 25-26 Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (25/5/2026), menggelar pasar murah untuk mengantisipasi meningkatnya harga sejumlah bahan pokok yang kerapkali terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Pada pasar murah ini, masyarakat dipersilahkan datang dan membeli kebutuhan bahan pokok yang dijual dengan harga lebih murah dari harga di pasaran pada umumnya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni mengatakan, dalam pasar murah ini, pemerintah menyediakan sembako dengan harga terjangkau sesuai dengan harga di tingkat distributor.

“Contohnya telur ayam per kilogramnya sekarang 24 ribu, ada yang sampai 26 ribu. Tapi kita di sini jual 22 ribu. Gula juga begitu, di pasaran sekarang itu Rp 17.500 tapi kita jual Rp 14 ribu,” kata dia.

Beras SPHP kemasan 5 kg seharga 55 ribu, beras premium 70 ribu, Gula 14 ribu per 1 kg, Minyakita 14 ribu/liter, minyak premium 17 ribu, bawang merah 250 gram dijual 8 ribu, bawang putih per 250 gram 6 ribu, telur ayam 22 ribu dan bahan pokok lainnya. Selama dilaksanakannya pasar murah, Pemkab Pasuruan bekerjasama dengan Bulog, Rajawalinusindo, DKP3, hingga pihak lain yang mensupport pasar murah.

Kata Ghoni, pihak-pihak tersebut terus men-support kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. “Terima kasih kami sampaikan untuk semua pihak yang telah mensupport pasar murah ini,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengajak masyarakat untuk bisa menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sebab selain sembako, Pemda juga menghadirkan produk-produk khas UMKM dan IKM yang ada di Kabupaten Pasuruan. Tujuannya tak lain agar semakin dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah se-Kabupaten Pasuruan.

“Pemerintah Daerah juga memfasilitasi UMKM dan IKM untuk bisa mengenalkan produk-produk buatannya. Mulai dari mamin, kerajinan tangan sampai produk home made atau barang-barang perabotan rumah tangga,” ucapnya.

Lebih lanjut Yudha menegaskan, digelarnya pasar murah juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di semua pasar. Khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.

“Harapannya, keberadaan pasar murah bisa membantu masyarakat untuk menekan gejolak harga di pasar dan membantu masyarakat dalam menjangkau sembako dengan harga yang ringan di kantong,” tambahnya. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Buket Graduation Handmade, Jadi Hadiah Spesial untuk Orang Tersayang

LUMAJANG - Kreativitas warga Desa Grobogan kembali menghadirkan peluang...

Gubernur Khofifah Lepas Kloter 116 sebagai Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara...

Kemenhaj Ingatkan Hindari Jalur Tak Resmi, 100 Ribu Lebih Jemaah Haji Indonesia Telah Tunaikan Dam

MAKKAH - Sebanyak 100.268 jemaah haji Indonesia tercatat telah menuntaskan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Pelestarian Bahasa Daerah, Kemendikdasmen Apresiasi Kabupaten Sumenep

SUMENEP - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan...

BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Rumah Ambruk di Kecamatan Besuk

PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo...

Terkait