Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Bondowoso Bersihkan Sampah Sungai Sentong, Saatnya Bekerja untuk Iklim

BONDOWOSO – Aksi lingkungan yang selaras dengan semangat tema nasional yang diusung oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada tahun ini, yakni “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”.

Dalam kaitan itu dan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian alam dengan menggelar Kegiatan Bersih Sungai Sentong di Kelurahan Nangkaan, Sabtu (6/6/2026) lalu.

Kegiatan yang berfokus pada pemulihan ekosistem sungai dan edukasi sanitasi masyarakat ini diawali dengan Apel Personel yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso.

Apel tersebut diikuti secara antusias oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara, serta berbagai unsur elemen masyarakat yang peduli lingkungan.

Apel kesiapan personel dipimpin oleh Solikin, SH, MSi. selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso. Kehadiran para pejabat Pemkab Bondowoso dalam apel ini menegaskan, isu lingkungan hidup merupakan prioritas lintas sektoral yang membutuhkan sinergi kuat.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan itu antara lain Haeriah Yuliati, SSos., MM (Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah), Slamet Yantoko, SSos, MM. (Kepala Bapenda Bondowoso), Agung Tri Handono, SH (Inspektur Daerah), Aris Agung Sungkowo, SH (Kasatpol PP), Ir Henry Kurniawan, ST., MM. (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bondowoso).

Asisten Pemerintahan dan Kesra menekankan pentingnya aksi nyata yang konsisten dalam menjaga kebersihan lingkungan. Gerakan Bersih Sungai Sentong ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah instrumen penggerak untuk mentransformasikan paradigma masyarakat agar lebih peduli terhadap ekosistem di sekitar mereka.

Melalui aksi bersih-bersih sungai ini, Pemkab Bondowoso berupaya mengejawantahkan esensi tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Perubahan besar bagi kelestarian iklim dan bumi senantiasa berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten, yang harus dimulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga, Rukun Tetangga (RT), hingga komunitas lokal di tingkat kelurahan.

Di tingkat nasional, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada hari yang sama juga menggelar acara Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 secara hibrida, ditandai dengan peluncuran gerakan “Indonesia Memilah Sampah Dari Sumber” yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Gerakan lokal di Bondowoso ini menjadi bagian penting dari komitmen kolektif daerah dalam mendukung target-target lingkungan nasional itu.

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel langsung diterjunkan ke lokasi sasaran di sepanjang aliran Sungai Sentong, Kelurahan Nangkaan. Dengan membawa berbagai peralatan kebersihan, para peserta bergotong-royong membersihkan sampah domestik, limbah plastik, serta menyisir tanaman liar yang berpotensi menyumbat aliran air dan memicu banjir saat musim hujan.

Melalui kegiatan ini, Ir Henry Kurniawan, ST, MM., selaku Kepala DLH Bondowoso, berharap agar kesadaran masyarakat khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dapat meningkat. Sungai tidak boleh lagi dijadikan tempat pembuangan sampah akhir, melainkan harus dijaga sebagai sumber kehidupan dan urat nadi ekosistem wilayah urban Bondowoso.

Dengan terlaksananya Kegiatan Bersih Sungai Sentong ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh warga masyarakat untuk terus aktif mengelola sampah dari rumah masing-masing dan bersama-sama bekerja demi menjaga iklim dan bumi yang lebih sehat untuk generasi masa depan. (tri)

Advertisementspot_img

Populer

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Siap Hadapi Bencana, Lumajang Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

LUMAJANG - Kesiapan masyarakat mengambil tindakan sejak menit-menit pertama...

Kabupaten Pasuruan Nominator Lomba Wana Lestari 2026 Kategori Hutan Kemasyarakatan

PASURUAN - Kabupaten Pasuruan berhasil masuk sebagai salah satu...
Advertisementspot_img

Terbaru

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Terkait