KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mewadahi pecinta sepeda lipat sekaligus mengenalkan potensi pariwisata Bumi Panjalu melalui even Kediri Berseli 2026.
Kegiatan yang diadakan pada Sabtu (4/7/2026) itu diikuti sekitar 550 peserta dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Tidak hanya dari Kediri maupun kota sekitar, peserta juga datang dari Batam, Palangkaraya, Samarinda, Bali, Jakarta, Surabaya, dan sejumlah kota lainnya.
Dalam even ini, para peserta menempuh rute sejauh kurang lebih 47 kilometer. Start dimulai dari Taman Hijau SLG dengan checkpoint pertama di Wisata Ubalan dan checkpoint kedua di Museum Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mustika Prayitno Adi mengatakan, kehadiran peserta dari berbagai penjuru tanah air ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan potensi wisata Kabupaten Kediri secara lebih luas.
Menurutnya, sektor pariwisata Kabupaten Kediri juga didukung beragam kuliner khas bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan saat berkunjung.
“Sektor pariwisata Kabupaten Kediri didukung oleh beragam kuliner khas yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan ketika berkunjung maupun saat kembali ke daerah asal mereka,” katanya.

Mustika berharap even Kediri Berseli dapat memberi dampak bagi sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi warga melalui UMKM.
Sementara itu, Ketua Panitia Kediri Berseli 2026 Andy mengatakan Kabupaten Kediri dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki destinasi wisata dan kekayaan kuliner yang dinilai menarik untuk dikenalkan kepada peserta.
Andy menambahkan, pihaknya berencana kembali menggelar jambore sepeda lipat di Kabupaten Kediri pada 2028 dengan target peserta hingga ribuan orang dari tingkat nasional sampai Asia.
“Pada tahun 2028 mendatang kami juga berencana mengadakan jambore sepeda lipat di Kabupaten Kediri dengan peserta yang ditargetkan mencapai ribuan hingga tingkat Asia,” tambahnya. (tri)
