Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Kejar Target CKG 2026, Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektor

SURABAYA – Pemprov Jawa Timur akan memerkuat sinergi lintas sektor untuk mencapai target pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang pada 2026 ini dipatok sebanyak 46% dari jumlah warga sasaran.

Pada 2025, capaian pelayanan CKG Jatim mencapai sekitar 31% dari warga sasaran yang mencapai 42 juta jiwa. Tercatat sebagai peringkat 2 provinsi dengan pencapaian CKG terbanyak secara nasional, capaian Jatim diakui masih di bawah target sebesar 36%.

Sejumlah kendala pencapaian target adalah kelengkapan pemeriksaan bagi seluruh sasaran kesehatan, pelayanan di pondok pesantren yang dinilai belum maksimal dan adanya resistensi atau keengganan masyarakat mengikuti CKG di beberapa wilayah.

“Karena itu, diperlukan langkah sinergis kolaboratif yang melibatkan pemangku-pemangku kepentingan di bidang ini,” ungkap Kasi Takelkesmas Dinkes Jatim, Hartono saat Rapat Evaluasi Berkala Pelaksanaan CKG di Jawa Timur, di Ruang Pandanwangi, Dinkes Jatim.

Sinergi tersebut antara lain dengan TNI/polri, perguruan tinggi, hingga ormas yang akan dilibatkan untuk mobilisasi sasaran lapangan. Juga akan dilakukan sosialisasi dan edukasi secara masif melalui Dinas Kominfo di seluruh Jawa Timur. Ada pula langkah koordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk memastikan pembaruan data NIK peserta berjalan lancar.

“Seluruh langkah ini bertujuan memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan kesehatan yang optimal,” imbuh Hartono.

Upaya lain pencapaian target adalah perluasan cakupan CKG. Yaitu penambahan sasaran kepada jumlah bayi lahir hidup serta perluasan cakupan siswa sekolah. Lalu, setiap Puskesmas diproyeksi melayani dan mengentri data rata-rata 90 orang setiap hari.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan anak sekolah dasar tuntas mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum Juni 2026 sebab salah satu kunci pencapaian target CKG adalah layanan anak usia sekolah,” kata Kabid Kesmas Dinkes Jatim, Cicik Dwi Antika.

Cicik menegaskan, kesadaran masyarakat dalam mengikuti CKG juga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pelayanan ini. “Tantangan CKG adalah kesadaran masyarakat, diperlukan peran aktif lintas sektor untuk menyukseskannya,” ujar dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Kinerja Komunikasi DEI dan ESG di Media Sosial Konsisten, Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait