Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pemkab Gresik Salurkan Bansos bagi Warga Terdampak Konflik Sosial di Banyutengah

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak konflik sosial di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng. Bantuan diserahkan secara simbolis di Kantor Kepala Desa Banyutengah kepada 47 warga penerima, Rabu (11/3/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik untuk membantu meringankan kerugian masyarakat akibat konflik sosial yang terjadi di Desa Banyutengah dan Desa Campurrejo.

Penyaluran bantuan melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Sosial, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bantuan bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun 2026 dan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bantuan ini kami berikan sesuai regulasi yang ada, berdasarkan laporan dan surat yang diajukan pemerintah desa kepada pemerintah daerah,” ujar Alif.

Ia mengakui kerugian yang dialami masyarakat akibat konflik tersebut tidak sedikit. “Kami menyadari bantuan ini belum sepenuhnya menutup seluruh kerugian yang dialami masyarakat. Namun pemerintah akan terus berupaya mencari solusi lain,” katanya.

Alif juga meminta masyarakat bersabar, khususnya terkait kerusakan yang penanganannya menjadi kewenangan pemerintah desa maupun kecamatan.

“Kami mohon kesabaran masyarakat, terutama untuk kerusakan yang menjadi kewenangan desa atau kecamatan. Pemerintah akan terus berupaya membantu sesuai kemampuan,” ujarnya.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada sejumlah pihak terdampak, di antaranya guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta warga individu. Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda, menyesuaikan tingkat kerusakan yang dialami.

Menurut Alif, kondisi di kedua desa saat ini telah kembali kondusif. “Alhamdulillah, hingga kini kondisi di kedua desa, baik Banyutengah maupun Campurrejo, sudah kembali kondusif,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Kondisi kondusif ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan peran serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis,” jelasnya.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan kerugian masyarakat yang terdampak konflik sosial,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial, Camat Panceng, Kapolsek Panceng, Kepala Desa Banyutengah, Kepala Desa Campurrejo, serta jajaran Forkopimcam Panceng. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Zaki, Guru SMPN 1 Kasiman Implementasikan Bike to Work dengan Lari

BOJONEGORO - Ahmad Zaki Febriansyah, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga,...

Masjid Ramah Pemudik Jadi Solusi Istirahat Saat Jalur Ketapang Macet

BANYUWANGI - Kemacetan panjang di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih...

Film Karya Siswa SMKN 1 Sumenep, Diputar di Bioskop

SUMENEP - Murid Konsentrasi Keahlian Produksi Film SMKN 1...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait