Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Masjid Ramah Pemudik Jadi Solusi Istirahat Saat Jalur Ketapang Macet

BANYUWANGI – Kemacetan panjang di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih terjadi hingga H+10 Lebaran 2026, meskipun puncak arus balik telah berlalu. Antrean kendaraan yang mengular membuat para pengguna jasa kelelahan.

Pantauan di lapangan pada Rabu (1/4/2026), antrean kendaraan masih sangat panjang di jalur Situbondo–Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang. Kepadatan didominasi kendaraan logistik seperti truk, pikap, bus, serta mobil pribadi yang hendak menyeberang menuju Gilimanuk, Bali. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan tempat istirahat bagi para pengguna jalan.

Dalam situasi ini, kehadiran program “Masjid Ramah Pemudik” menjadi solusi alternatif bagi para pelintas untuk beristirahat dengan nyaman. Di wilayah Kecamatan Wongsorejo, sejumlah masjid telah disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik. Fasilitas ini dimanfaatkan untuk melepas lelah sekaligus menunaikan ibadah di tengah perjalanan panjang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat menyampaikan, di sepanjang jalur nasional kawasan Wongsorejo, yang merupakan akses utama menuju pelabuhan, terdapat enam masjid ramah pemudik yang telah disiapkan. Masjid-masjid tersebut dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat istirahat, air bersih, serta ruang ibadah yang memadai.

“Perjalanan panjang yang ditambah kemacetan tentu membutuhkan tempat istirahat yang nyaman. Masjid hadir bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang singgah yang menenangkan bagi para pemudik,” ujarnya.

Dampak kepadatan di jalur utama juga merembet ke jalur selatan melalui Jember menuju Banyuwangi yang mengalami peningkatan volume kendaraan, meskipun tingkat kemacetannya relatif lebih ringan.

Di sepanjang jalur tersebut, banyak masjid turut difungsikan sebagai tempat singgah, memerkuat peran rumah ibadah sebagai pusat pelayanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik.

Pihak terkait mengimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Terkait Suara Dentuman di Sejumlah Wilayah, Pemkab Gresik Berkoordinasi

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat menindaklanjuti laporan...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait