Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pemerintah Pastikan Kartu Nusuk Didistribusikan Sebelum Keberangkatan

JAKARTA – Pemerintah memastikan distribusi dan aktivasi Kartu Nusuk bagi jemaah haji Indonesia siap dilakukan sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Kepastian ini didapat setelah pelaksanaan simulasi yang menunjukkan alur distribusi berjalan efektif tanpa kendala berarti.

Simulasi tersebut digelar oleh Syarikah Rakeen pada Minggu (12/4/2026) sebagai bagian dari persiapan operasional haji 1447 H/2026 M. Kegiatan ini juga dihadiri pimpinan Komisi VIII DPR RI serta jajaran pimpinan Syarikah Rakeen, Amin Indragriri dan Jauhara.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah, Ian Heriyawan, menegaskan, kesiapan ini menjadi krusial agar jemaah dapat langsung mengakses layanan setibanya di Tanah Suci.

“Kita ingin memastikan Kartu Nusuk sudah diterima dan aktif sebelum jemaah tiba di Arab Saudi, sehingga mereka bisa langsung mengakses berbagai layanan tanpa hambatan,” ujarnya.

Menurut Ian, kesiapan sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah kendala administratif yang berpotensi mengganggu pelayanan jemaah di lapangan.

Ia menegaskan, tidak boleh ada jemaah yang mengalami kendala akibat kartu yang belum aktif saat tiba di Arab Saudi.

“Hasil yang kita harapkan adalah tidak ada jemaah yang tertahan atau mengalami kesulitan karena kartu belum aktif. Semua harus sudah siap sejak awal,” tegasnya.

Simulasi yang dilakukan, lanjut Ian, memberikan gambaran nyata terkait alur distribusi hingga proses aktivasi kartu yang dinilai sudah berjalan optimal.

“Dari simulasi ini, kita bisa memastikan bahwa alur distribusi dan aktivasi sudah berjalan dengan baik dan siap diimplementasikan pada operasional haji nanti,” katanya.

Ian menjelaskan, Kartu Nusuk memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran layanan jemaah selama di Arab Saudi, mulai dari akses layanan hingga pengaturan mobilitas.

“Dengan kartu yang sudah aktif, jemaah bisa lebih mudah mengakses layanan, mobilitas lebih teratur, dan pengawasan juga lebih optimal,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam memastikan kesiapan tersebut, termasuk pemerintah, DPR, dan mitra layanan.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, DPR, dan mitra layanan menjadi kunci agar seluruh proses ini berjalan lancar,” kata dia.

Dengan kesiapan distribusi dan aktivasi Kartu Nusuk ini, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih tertib, aman, dan nyaman sejak tiba di Tanah Suci. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Akibat Kekeringan dan Gagal Panen, Bupati Yani Serahkan Bansos ke 1.177 Petani

GRESIK - Merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen...

BPBD Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

LUMAJANG - Saat musim kemarau mulai mengurangi ketersediaan sumber...

Siap Hadapi Bencana, Lumajang Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

LUMAJANG - Kesiapan masyarakat mengambil tindakan sejak menit-menit pertama...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait