Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA

MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto terus memerkuat edukasi pola makan sehat sejak dini kepada pelajar melalui program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan B2SA Goes To School yang digelar di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Kota Mojokerto, Rabu (29/4/2026).

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, turun langsung memberikan edukasi kepada siswa terkait pentingnya memilih makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Ia menegaskan, penerapan pola makan B2SA tetap penting, meskipun saat ini ada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Melalui program B2SA, kami ingin anak-anak memahami pentingnya makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai bekal kesehatan mereka sejak dini.” tutur Ning Ita sapaan akrab Walikota.

Dalam kesempatan itu, Ning Ita juga mengimbau para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan uang jajan. Ia mengingatkan, pilihan makanan sehari-hari akan berdampak besar pada kesehatan tubuh.

“Gunakan uang jajan untuk memilih makanan yang sehat dan aman, bukan hanya yang enak di lidah tetapi juga baik bagi tubuh,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ning Ita menekankan, apa yang dikonsumsi sehari-hari sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak dan fisik anak. Karena itu, kebiasaan memilih makanan sehat perlu ditanamkan sejak dini sebagai bekal masa depan.

“Apa yang masuk ke dalam tubuh akan sangat memengaruhi fungsi otak dan fisik, sehingga penting bagi anak-anak untuk memilih makanan sehat demi masa depan mereka,” jelasnya.

Melalui program ini, Pemkot Mojokerto berharap dapat membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kami berharap anak-anak Kota Mojokerto tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan mampu mewujudkan cita-cita sebagai generasi emas di masa depan,” kata dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Siap Hadapi Bencana, Lumajang Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

LUMAJANG - Kesiapan masyarakat mengambil tindakan sejak menit-menit pertama...

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait