Minggu, 21 Juni, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Gapoktan Wirajaya Warujinggo Praktik Pembuatan Nitrobakter dan Jadam Sulfur Ramah Lingkungan

PROBOLINGGO – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wirajaya Desa Warujinggo Kecamatan Leces mulai menerapkan teknologi pertanian ramah lingkungan melalui pelatihan pembuatan nitrobakter dan Jadam Sulfur yang diikuti sekitar 30 petani pada Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan-bahan organik lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Warujinggo Ahmadi menyampaikan nitrobakter merupakan bakteri pengikat nitrogen yang dapat dibuat secara mandiri oleh petani menggunakan bahan sederhana dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

“Nitrobakter dapat dibuat dari kotoran ternak kambing sebanyak 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, urea 5 kilogram, garam 1 kilogram dan air 200 liter. Setelah difermentasi selama dua hingga tiga minggu, hasilnya dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 30 sampai 50 persen,” katanya.

Sementara POPT Perkebunan BBPPTP Surabaya Ika Ratmawati menerangkan Jadam Sulfur merupakan insektisida dan fungisida ramah lingkungan yang efektif untuk menekan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Jadam Sulfur menjadi alternatif pengendalian hama dan penyakit tanaman yang murah, ramah lingkungan serta dapat dibuat sendiri oleh petani. Dengan penggunaan yang tepat, produk ini mampu membantu menjaga kesehatan tanaman tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan,” ujarnya.

Paguyuban Wirajaya bersama PPL dan POPT Perkebunan di Gapoktan Wirajaya

Koordinator PPL BPP Leces Tri Laksono Hendro mengapresiasi semangat para petani yang mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, penerapan teknologi pertanian berbasis bahan lokal menjadi solusi yang tepat dalam menghadapi tantangan pertanian saat ini.

“Antusiasme petani sangat baik. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di lapangan sehingga mampu membantu petani mengurangi biaya produksi, meningkatkan hasil panen dan menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Sedangkan Pengurus Gapoktan Wirajaya Moh Latip mengaku pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat bagi para petani. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar petani semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian.

“Pelatihan ini sangat membantu petani karena kami diajarkan membuat pupuk hayati dan pestisida sendiri dari bahan yang mudah diperoleh. Harapannya ke depan ada pelatihan lanjutan agar petani semakin memahami pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata dia. (tri)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Daerah Terdampak Kemarau

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Gandeng BNPB, BPBD Jatim Fasilitasi Asistensi Penyusunan KRB Kabupaten/Kota

SURABAYA - Selama dua hari ini, Kamis-Jumat (18-19/6/2026), BPBD...

Telah Teken MoU, Wisata Jumiang Pamekasan Dikelola Paguyuban Mataram

PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur menandatangani...
Advertisementspot_img

Terbaru

Munas-Konbes NU 2026: Gubernur Khofifah Sebut Bahas Berbagai Hal Strategis dan Penguatan Sosial Keagamaan

KEDIRI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri...

Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI: Raih Juara Umum, Gubernur Khofifah Apresiasi Tim Kesenian Kyai Lodra

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan...

Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana, BPBD Kota Kediri Gandeng SLB Putra Asih Gelar Edukasi dan Simulasi Mitigasi

KEDIRI - Guna melatih kesiapsiagaan dan meminimalkan risiko, korban...

Hari Ketiga Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Ratusan Anak Ikuti Lomba Mewarnai

BOJONEGORO - Wajah-wajah penuh semangat tampak dari para pelajar...

Sinergi Pemkot dan MES, Khitanan Massal Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto

MOJOKERTO - Khitanan massal yang digelar oleh Masyarakat Ekonomi...

Terkait