Jumat, 21 Agustus, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Saat Alam Mengajak Berhenti, Nikmati Sejenak di Ranu Regulo

LUMAJANG  – Tidak semua perjalanan harus diisi dengan banyak aktivitas. Ada kalanya, duduk sejenak, menikmati udara sejuk, dan memandangi air danau yang tenang sudah cukup untuk membuat perjalanan terasa berarti.

Suasana itu terasa di Ranu Regulo, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Berada di kawasan kaki Gunung Semeru, destinasi ini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan lanskap hijau yang mengelilingi danau.

Pada akhir pekan, Ranu Regulo tetap ramai dikunjungi wisatawan. Sebagian datang membawa kamera atau telepon genggam untuk mengabadikan pemandangan. Sebagian lainnya memilih menikmati waktu dengan duduk di tepi danau, berbincang bersama teman atau keluarga.

Kabut tipis yang sesekali menyelimuti kawasan membuat suasana terasa semakin tenang. Ketika matahari muncul di antara pepohonan, pantulannya terlihat di permukaan air yang perlahan berubah mengikuti cahaya.

Bagi Gita, wisatawan asal Surabaya, perjalanan ke Ranu Regulo bermula dari rasa penasaran setelah melihat pemandangan tempat tersebut di media sosial.

“Tempatnya juga bagus banget. Ekspektasinya itu nggak seramai ini, tapi ternyata ramai banget,” ujarnya.

Meski ramai, Gita tetap menikmati suasana yang ditawarkan kawasan tersebut. Udara pegunungan dan panorama alam menjadi bagian dari pengalaman yang membuat perjalanan terasa berbeda dari rutinitas sehari-hari.

Dengan ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut dan jarak kurang lebih 41 kilometer dari pusat Kota Lumajang, Ranu Regulo menjadi salah satu pilihan bagi mereka yang ingin menikmati suasana alam dataran tinggi.

Namun, ada satu hal sederhana yang membuat perjalanan ke tempat seperti ini terasa lebih lengkap: memberi waktu kepada alam untuk dinikmati tanpa tergesa-gesa.

Duduk di tepi danau, menikmati udara segar, mendengar suara alam, atau sekadar berbincang bersama orang-orang terdekat. Tidak banyak yang perlu dilakukan.

Sebab terkadang, perjalanan terbaik bukan tentang seberapa banyak tempat yang dikunjungi, tetapi tentang seberapa tenang kita menikmati satu tempat. (tri)

Advertisementspot_img

Populer

Setelah Pencarian Intensif, Tim Gabungan BPBD Jombang Temukan Korban Tenggelam di Sungai Jatigedong

JOMBANG - Upaya pencarian korban tenggelam di wilayah Desa...

Sedekah Desa Wonokerto: Tradisi Berbagi Yang Merawat Potensi Desa

LUMAJANG - Tradisi sedekah desa di Wonokerto, Kecamatan Gucialit,...

Sate Kenul Lele Khas Nganjuk Antar DWP Nganjuk Masuk 5 Besar Jatim

SURABAYA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nganjuk kembali...
Advertisementspot_img

Terbaru

Kolaborasi Bareng BRIN dan CIS Jepang, BPBD Fasilitasi Cek Kesehatan Para Relawan Bencana di Jatim

SURABAYA - Keberadaan relawan selama ini kerap menjadi garda...

Sate Kenul Lele Khas Nganjuk Antar DWP Nganjuk Masuk 5 Besar Jatim

SURABAYA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nganjuk kembali...

Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong percepatan pelaksanaan Pemeriksaan...

Karhutla TNBTS Terkendali, Kewaspadaan di Ranupani Tetap Dijaga

LUMAJANG - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di...

Aktivasi IKD Kota Madiun Capai 37,30 Persen, Layanan Adminduk Terus Diperluas

MADIUN – Identitas Kependudukan Digital (IKD) semakin banyak digunakan...

Terkait