Jumat, 21 Agustus, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Setelah Pencarian Intensif, Tim Gabungan BPBD Jombang Temukan Korban Tenggelam di Sungai Jatigedong

JOMBANG – Upaya pencarian korban tenggelam di wilayah Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran dan pencarian secara intensif selama lebih dari satu hari, tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban pada Senin (17/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 17.10 WIB. Seorang warga atau survivor dilaporkan menyeberangi sungai menggunakan perahu. Saat berada di tengah sungai, survivor tiba-tiba menceburkan diri ke sungai bersama sepeda motor yang dibawanya. Kejadian itu kemudian dilaporkan warga kepada Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Jombang.

Menerima laporan, Pusdalops-PB BPBD Jombang segera meneruskan informasi kepada pimpinan dan menyiapkan tim untuk melakukan penanganan. Pada pukul 17.40 WIB, satu tim unit operasi Pusdalops-PB BPBD Jombang diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.10 WIB, tim langsung melakukan assessment, pengumpulan informasi, serta koordinasi dengan perangkat desa dan unsur terkait. Koordinasi dilakukan untuk menentukan langkah pencarian sekaligus mempersiapkan aktivasi posko dan kebutuhan operasi pencarian.

Memasuki Senin (17/8/2026), tim gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian. Pada pukul 05.30 WIB, personel melakukan briefing dan persiapan sebelum perahu diturunkan untuk penyisiran.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan memperhatikan sejumlah titik

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan memperhatikan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Dalam penyisiran sejauh kurang lebih 2,8 kilometer, tim menemukan ring buoy yang sebelumnya dilemparkan oleh saksi untuk membantu korban. Benda itu ditemukan sekitar 300 meter dari titik kejadian.

Penyisiran kembali dilakukan pada siang hari dengan memperluas area pencarian hingga sekitar 3,9 kilometer dari titik kejadian. Tim juga menemukan life jacket yang sebelumnya dilemparkan saksi dalam upaya memberikan pertolongan kepada korban.

Selain mencari korban, tim bersama warga juga melakukan upaya evakuasi terhadap sepeda motor korban yang sebelumnya tenggelam di sekitar titik kejadian. Sepeda motor berhasil dievakuasi untuk mendukung proses penanganan dan pencarian.

Setelah pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, pada pukul 16.40 WIB tim akhirnya berhasil menemukan korban. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari titik kejadian (TKM).

Tim bersama unsur terkait kemudian melakukan evakuasi korban dan selanjutnya membawa korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan penanganan kejadian itu berhasil mencapai hasil yang diharapkan. Satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim bersama unsur terkait melakukan evakuasi korban dan selanjutnya membawa korban ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga

Operasi pencarian tidak hanya melibatkan personel BPBD, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai unsur lintas sektor dan masyarakat. Unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Jombang, Pos Damkar Ploso, Kecamatan Ploso, Polsek Ploso, Koramil Ploso, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Jatigedong, BP 13.17 Kwarcab Jombang, Semar Jombang, RAPI Jombang, ORARI Jombang, perangkat Desa Jatigedong dan Desa Gedungombo, LAI Korwil Jombang, Redkar Jombang, RMB, serta warga sekitar.

Dalam operasi itu, BPBD Kabupaten Jombang mengerahkan berbagai peralatan pendukung, antara lain satu unit truck self loader beserta peralatan, satu unit ambulans, serta dua unit perahu karet.

Kejadian ini kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih ketika kondisi aliran sungai berpotensi membahayakan. Dalam situasi darurat, masyarakat diharapkan segera menjauh dari lokasi berbahaya dan melaporkan kejadian kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi.

BPBD Kabupaten Jombang terus berkomitmen memberikan pelayanan penanganan kedaruratan secara cepat, tanggap, dan terkoordinasi bersama seluruh unsur terkait demi keselamatan masyarakat. (tri)

Advertisementspot_img

Populer

Sedekah Desa Wonokerto: Tradisi Berbagi Yang Merawat Potensi Desa

LUMAJANG - Tradisi sedekah desa di Wonokerto, Kecamatan Gucialit,...

Siswi Kelas 9 MTsN Kota Madiun Raih Silver Medal di Kompetisi Riset Internasional

MADIUN - Ketertarikan untuk terus mengembangkan ide dan mencari...

Saat Alam Mengajak Berhenti, Nikmati Sejenak di Ranu Regulo

LUMAJANG  - Tidak semua perjalanan harus diisi dengan banyak...
Advertisementspot_img

Terbaru

Kolaborasi Bareng BRIN dan CIS Jepang, BPBD Fasilitasi Cek Kesehatan Para Relawan Bencana di Jatim

SURABAYA - Keberadaan relawan selama ini kerap menjadi garda...

Sate Kenul Lele Khas Nganjuk Antar DWP Nganjuk Masuk 5 Besar Jatim

SURABAYA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nganjuk kembali...

Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong percepatan pelaksanaan Pemeriksaan...

Karhutla TNBTS Terkendali, Kewaspadaan di Ranupani Tetap Dijaga

LUMAJANG - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di...

Aktivasi IKD Kota Madiun Capai 37,30 Persen, Layanan Adminduk Terus Diperluas

MADIUN – Identitas Kependudukan Digital (IKD) semakin banyak digunakan...

Terkait