Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Teknologi Canggih Saudi Kendalikan Kerumunan Jemaah di Masjidil Haram

MAKKAH – Lonjakan jumlah jemaah di Masjidil Haram membuat pengelolaan keamanan dan kerumunan menjadi tantangan besar setiap tahun. Untuk mengatasinya, otoritas Arab Saudi mengandalkan pusat komando dan kendali keamanan yang dilengkapi teknologi canggih, mulai dari ribuan kamera hingga kecerdasan buatan (AI).

Sistem ini menjadi pusat operasi utama aparat keamanan dalam memantau situasi di kawasan Masjidil Haram secara real-time, terutama saat musim umrah dan Ramadan ketika jumlah jemaah membludak.

Dilansir dari Asharq Al Awsat, pusat komando tersebut berfungsi sebagai sistem terpadu yang menggabungkan data, analisis, dan teknologi modern untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Pusat kendali ini mengumpulkan berbagai data keamanan, statistik pergerakan jemaah, serta menganalisis potensi risiko untuk menentukan langkah pengamanan yang tepat.

Dalam kerangka perlindungan dan keselamatan, sistem ini memantau jutaan orang yang datang ke Makkah, baik untuk salat maupun menunaikan ibadah umrah.

Data yang diumumkan pada Selasa (10/3/2026) oleh Otoritas Umum Urusan Haramain menunjukkan bahwa jumlah pengunjung dua masjid suci mencapai lebih dari 96 juta orang hingga 20 Ramadan.

Masjidil Haram sendiri menerima lebih dari 57 juta jamaah yang menunaikan salat lima waktu dan salat malam, serta 15 juta jemaah umrah.

Arus jemaah yang sangat besar ini dikelola melalui sistem pengendalian yang bekerja sama dengan operasional Masjidil Haram. Pengawasan mencakup area dalam masjid, pelataran, kawasan perluasan, pusat kota, hingga jalur transportasi dan pintu masuk Makkah.

Pos pengendalian mengandalkan personel berpengalaman dalam pengelolaan keamanan kerumunan. Mereka didukung ribuan kamera canggih dan data statistik yang terus diperbarui sepanjang waktu.

Sistem ini memungkinkan petugas memprediksi potensi risiko, mengambil langkah pencegahan, serta memberikan laporan situasi secara cepat kepada komandan lapangan.

Terhubung dengan Layanan Darurat 911

Pusat komando juga terhubung langsung dengan layanan darurat 911. Setiap laporan yang masuk akan diteruskan kepada instansi terkait dan dipantau hingga proses penanganannya selesai.

Selain itu, sistem ini memantau kondisi keamanan dan lalu lintas di berbagai jalur di Makkah. Data yang diperoleh kemudian dibagikan kepada instansi keamanan serta mitra layanan untuk memperlancar pengelolaan jemaah.

Melalui sistem tersebut, perjalanan jemaah umrah juga dapat dipantau sejak kedatangan hingga kepulangan mereka.

Salah satu teknologi utama yang digunakan adalah kecerdasan buatan (AI). Otoritas keamanan bahkan membentuk divisi khusus yang mengembangkan berbagai platform digital berbasis AI.

Salah satu platform tersebut adalah “Basir”, yang digunakan untuk mendeteksi waktu masuk jemaah, jam puncak kunjungan, serta tingkat kepadatan di area tawaf dan sa’i.

Sistem ini juga mampu mengukur persentase kepadatan jemaah sehingga membantu pengelola mengatur pergerakan kerumunan secara lebih efisien.

Selain itu, terdapat platform baru bernama “Sawaher” yang menganalisis data dari kamera di pintu masuk Makkah menggunakan algoritma AI.

Sistem ini digunakan untuk memantau kepadatan jalan dan mengatur distribusi arus kendaraan secara real-time. Untuk mendukung sistem tersebut, otoritas menggunakan dua jenis kamera berbeda di area pemantauan.

Dengan dukungan ribuan kamera, analisis data cerdas, serta personel keamanan yang berpengalaman, pusat komando ini menjadi “jantung” pengelolaan keamanan umrah.

Koordinasi teknologi dan sumber daya manusia tersebut memungkinkan jutaan jemaah menjalankan ibadah di Masjidil Haram dengan lebih aman dan tertib. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...
Advertisementspot_img

Terbaru

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Terkait