Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pasca Banjir di Kapas, Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan dan Evaluasi Penanganan

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bergerak cepat merespons dampak bencana banjir yang melanda kawasan Kapas. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 200 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan air yang terjadi di wilayah tersebut, Senin lalu.

Sebagai bentuk kepedulian dan tindak lanjut, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, pada Selasa (17/3/2026) malam, melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi serta menyerahkan bantuan sosial kepada warga.

Sejak pagi hari, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemulihan. Tim gabungan yang terdiri dari, Dinas PUPR untuk analisa infrastruktur, BPBD dan Damkar untuk penanganan darurat, Tagana dari Dinas Sosial untuk pendampingan warga, serta elemen yang lain.

Seluruh tim bekerja sama secara gotong royong melakukan pembersihan sisa-sisa banjir di area pemukiman warga guna memastikan lingkungan kembali layak huni.

Selain melakukan analisis teknis, pemerintah daerah juga membagikan bantuan sosial untuk meringankan beban masyarakat. Bantuan yang disalurkan pada malam hari ini meliputi kebutuhan pokok serta alat-alat kebersihan agar warga dapat segera membersihkan rumah mereka masing-masing.

“Malam hari ini kita melakukan evaluasi dan analisa. Pagi tadi tim dari PUPR, BPBD, Damkar, hingga Tagana sudah bersama-sama gotong royong melakukan pembersihan. Kami juga menyerahkan bantuan sosial termasuk alat kebersihan untuk memudahkan masyarakat,” ungkap Mas Handy saat ditemui di lokasi.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Secara terpisah, Dawam, dari BPBD Provinsi Jawa Timur yang turut dalam kegiatan sosial ini menyampaikan, banjir pada Senin malam lalu dikarena debit air yang tinggi karena hujan deras, juga karena tanggul Kali Kuncir Kanan sudah terkikis dan akhirnya jebol.

“Tapi alhamdulillah tadi sudah diperbaiki oleh daerah dengan menggunakan sesek bambu dan sandbag,” ungkap Dawan di sela-sela kesibukannya menata logistik bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur. (*)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...
Advertisementspot_img

Terbaru

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Terkait