Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Lebaran 2026 Kondusif, Warga Pundungsari Semarakkan Silaturahmi hingga Kupatan

LUMAJANG – Rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Desa Pundungsari berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sejak malam takbiran hingga perayaan Lebaran Ketupat (Kupatan), masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjaga tradisi sekaligus memererat kebersamaan.

Suasana khidmat telah terasa sejak malam takbiran, di mana warga mengumandangkan takbir di masjid dan musala secara tertib tanpa aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban. Keesokan harinya, masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri dengan lancar dan penuh kekhusyukan.

Menariknya, pelaksanaan ibadah juga didukung oleh partisipasi pemuda lintas agama yang turut membantu pengamanan, sehingga menciptakan suasana yang aman dan harmonis.

Usai pelaksanaan salat Id, tradisi silaturahmi dan saling memaafkan menjadi pemandangan yang mendominasi. Warga berkeliling kampung mengunjungi keluarga dan tetangga, memperkuat nilai kekeluargaan yang telah menjadi tradisi turun-temurun.

Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata bersama keluarga. Aktivitas ini turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah desa.

Kemeriahan Lebaran berlanjut hingga perayaan Lebaran Ketupat yang menjadi penutup rangkaian Hari Raya. Tradisi saling berbagi hidangan ketupat dan opor menjadi simbol kebersamaan serta kebersihan hati di bulan Syawal.

Pemerintah Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang mengapresiasi tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama masa libur Lebaran.

“Kondusivitas ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda yang bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan harmonis,” ungkap perwakilan Pemdes Pundungsari.

Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi modal sosial dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Terkait