PROBOLINGGO – Untuk memersiapkan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan keberangkatan CJH Tahun 2026 di ruang pertemuan Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur didampingi Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan Ahmadi dan anggota TP2D Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh OPD terkait, MUI, IPHI, GP Ansor dan KBIHU.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Abdul Ghafur mengatakan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan kelancaran pemberangkatan CJH Tahun 2026. “Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah,” katanya.
Ghafur menjelaskan, seluruh perangkat daerah dan instansi terkait harus bekerja secara terintegrasi, mulai dari aspek transportasi, kesehatan, keamanan hingga teknis pemberangkatan di lapangan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pemberangkatan CJH berjalan tertib, aman dan nyaman. Oleh karena itu, koordinasi antar instansi harus benar-benar solid, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat yang akan menjalankan ibadah suci,” kata dia.
Ia menambahkan, persiapan yang matang menjadi kunci utama mengingat jumlah CJH Kabupaten Probolinggo tahun ini mencapai 1.195 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Skema pemberangkatan yang dibagi dalam dua gelombang juga memerlukan pengaturan teknis yang detail, termasuk kesiapan lokasi pelepasan, armada transportasi, hingga pengamanan.
“Kami telah menyusun tahapan secara rinci, termasuk pembagian gelombang keberangkatan dan dukungan sarana prasarana. Semua ini dilakukan agar jamaah dapat berangkat dengan lancar tanpa kendala berarti,” katanya.
Ghafur juga menghimbau kepada seluruh calon jamaah haji agar mengikuti arahan panitia serta datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Kami berharap para jamaah dapat mematuhi seluruh ketentuan yang telah disampaikan panitia, sehingga proses pemberangkatan bisa berjalan sesuai rencana dan tidak mengganggu jadwal yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dengan persiapan yang terkoordinasi, Pemkab Probolinggo optimistis penyelenggaraan pemberangkatan haji tahun 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jamaah. (*)
