Kamis, 23 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Longsor di Kecamatan Gondang, Pemkab Mojokerto Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak

MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, menyalurkan bantuan sosial kepada 146 warga terdampak longsor di Kecamatan Gondang. Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, di Balai Desa Kalikatir, Sabtu (18/4/2026) sore.

Pada sesi arahannya, figur yang kerap disapa Gus Bupati itu menjelaskan, bantuan yang diterima oleh para warga terdampak dari Desa Dilem dan Desa Kalikatir Kecamatan Gondang berupa beras, perlengkapan sanitasi (hygiene kit), dan kebutuhan anak-anak dan balita.

“Kita memberikan bantuan berupa beras, hygiene kit, serta kebutuhan anak-anak, untuk warga masyarakat Dilem dan Kalikatir yang terdampak banjir dan longsor tersebut, totalnya yang (desa) Dilem ada 103 KK (kartu keluarga), Kalikatir ada 43. Semoga bantuan ini dapat membantu untuk meringankan beban panjenengan yang terdampak,” ujarnya.

Pada momentum tersebut, Gus Bupati turut mengimbau kepada masyarakat Bumi Majapahit agar selalu siaga dan waspada akan bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrim.

Ia juga menyatakan, jajaran kepemerintahan Kabupaten Mojokerto akan senantiasa untuk memberi pelayanan optimal bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Kami himbau pada semua untuk tetap berhati-hati, kondisi cuaca yang saat ini tidak bisa diprediksi, tetap waspada, berhati-hati, tidak usah panik, insyaallah Pemkab akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, pada laporannya menyebut secara singkat terkait kronologi bencana longsor yang menimpa daerah di sekitar Desa Dilem dan Desa Kalikatir. Berdasarkan laporannya juga dapat diketahui bahwa longsor yang terjadi telah menimbun tandon dan pipa-pipa air yang tersambung di rumah warga.

“Pada tanggal 21 Maret 2026 malam, di wilayah Tahura Raden Soerjo dan sekitarnya terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama, sehingga menyebabkan banjir bandang yang merusak tandon air dan pipa yang menjadi sumber air bersih dari Desa Dilem dan Desa Kalikatir,” ujar Kalaksa Rinaldi.

Rinaldi menambahkan sejak pasca tragedi bencana longsor tersebut, jajaran OPD Kabupaten Mojokerto terkait seperti DPRKPP, DPUPR, serta PMI, turut melaksanakan kegiatan pasca bencana.

Ada tiga langkah kegiatan yaitu, asesmen atau pengamatan secara mendalam untuk menentukan langkah efektif dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, penyediaan dan distribusi air bersih, hingga rencana kolaborasi bersama Pemprov Jawa Timur untuk perbaikan tandon air.

​”Pemkab Mojokerto melakukan kolaborasi dengan Pemprov Jawa Timur dalam penanganan perbaikan tandon secara darurat dan pipanisasi yang insyaallah nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR melalui anggaran BTT (belanja tidak terduga),” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto itu. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

BANYUWANGI - Destinasi wisata di Banyuwangi seolah tak ada...

Menhaj Terima Penghargaan Tokoh Transformasi Tata Kelola Ibadah Haji dari PWI Jawa Timur

SURABAYA - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch....

Tenda-tenda Mina Berdiri, Saudi Ungkap Kesiapan Penuh Tampung Jutaan Jemaah Haji

MINA - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dipercepat....
Advertisementspot_img

Terbaru

Komunitas Pecinta Satwa Ramaikan Rangkaian Harjakapro ke-280 di Alun-alun Kraksaan

PROBOLINGGO - Memasuki hari keenam rangkaian Hari Jadi Kabupaten...

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara...

Haji 2026: Saudi Siapkan 12.000 Penerbangan dan 3,1 Juta Kursi Penumpang

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi mengaktifkan kesiapan tertinggi di sektor...

Peringati Hari Kartini 2026: Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

SURABAYA - Memeringati Hari Kartini Tahun 2026, Gubernur Jawa...

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

BANYUWANGI - Destinasi wisata di Banyuwangi seolah tak ada...

Terkait