Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

DPMPTSP Jombang Jemput Bola, NIB Gratis Langsung Jadi di CFD

JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berinovasi dan semakin mendekatkan layanan publik ke tengah masyarakat.

Mengambil momentum keramaian Car-Free Day (CFD) di depan kantor Pemkab Jombang, Jl KH Wahid Hasyim 137 Jombang, Minggu (17/5/2026) pagi, DPMPTSP bersinergi dengan Bank Jatim menggelar aksi jemput bola melalui pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis yang langsung terbit di tempat.

Sementara itu dari Bank Jatim juga membawa beberapa nasabahnya untuk mendapatkan NIB, sebagai salah satu syarat pengajuan permodalan, sekaligus mengedukasi pengguna layanan untuk aktivasi JConnect Mobile (Mobile Banking Bank Jatim).

Melalui kegiatan bertajuk ‘Pinter Ngaji’ (Perizinan Terpadu Langsung Jadi), DPMPTSP  Kabupaten Jombang memberikan layanan jemput bola memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). dalam memperoleh legalitas usaha dan kepastian hukum dalam menjalankan kegiatan usahanya berupa Nomor Induk Berusaha (NIB).

Sementara sektor investasi daerah sendiri ditargetkan menyentuh angka Rp2,5 triliun di tahun 2026, atau naik Rp1,7 triliun dari tahun sebelumnya, di mana penguatan legalitas UMKM menjadi salah satu pilar utamanya.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, ST., MT menjelaskan, pendekatan layanan ini sengaja dilakukan agar masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, tidak perlu lagi bingung atau tidak punya waktu untuk mengurus perizinan ke Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Tujuan utama kami adalah mendekatkan layanan kepada para pelaku UMKM, memastikan mereka memiliki NIB sebagai legalitas resmi, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan akses layanan ini. Prosesnya sangat mudah dan cepat, cukup membawa KTP dan nomor WhatsApp yang aktif,” ujar Bayu di lokasi kegiatan.

DPMPTSP  Kabupaten Jombang memberikan layanan jemput bola memfasilitasi pelaku UMKM

Bayu juga memanfaatkan momentum ini untuk meluruskan kekhawatiran yang sering beredar di masyarakat terkait urusan administrasi dan perpajakan.

“Jangan takut membuat NIB karena pembuatan NIB ini 100% gratis. Selain itu, kepemilikan NIB tidak ada hubungannya secara langsung dengan kewajiban pajak yang memberatkan, khususnya untuk usaha mikro beromzet di bawah Rp60 juta per tahun. Semua jenis sektor usaha, baik makanan, minuman, maupun jasa, kami imbau untuk segera memanfaatkan layanan ini,” kata dia.

Melalui pendekatan layanan yang ramah dan cepat ini, DPMPTSP Kabupaten Jombang berharap posisi tawar produk lokal Jombang dapat semakin meningkat. Kepemilikan NIB merupakan syarat mutlak agar UMKM bisa “naik kelas”, menembus pasar digital (marketplace), hingga masuk ke dalam sistem E-Katalog lokal Pemerintah Daerah maupun Pusat.

Pendekatan layanan jemput bola ini terbukti menjadi solusi bagi para pelaku UMKM.  Dengan adanya petugas yang mendampingi langsung di lapangan, proses pengurusan menjadi jauh lebih humanis dan solutif. Pelaku UMKM sangat antusias.

Hal ini juga disampaikan oleh Bagus, seorang pelaku usaha asal Diwek, mengakui sangat terbantu dengan kehadiran para petugas DPMPTSP di arena CFD ini.

“Awalnya saya mendapat informasi dari media sosial terkait pengurusan izin usaha. Sebelumnya, saya sempat mencoba mengurus sendiri secara mandiri, tetapi menghadapi kendala dan beberapa kali salah dalam menentukan kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia). Alhamdulillah, berkat adanya petugas di sini, prosesnya menjadi sangat mudah. Saya diarahkan langsung, hingga NIB saya bisa langsung terbit hari ini. Syaratnya mudah, cukup bawa KTP,  tidak sampai 30 menit sudah jadi,” urai Bagus sambil tersenyum bahagia.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Mirza, pelaku usaha kuliner singkong keju dan nasi pecel asal Peterongan, yang merasakan langsung nyamannya pelayanan publik yang proaktif ini.

“Alhamdulillah, proses pengurusan NIB hari ini berjalan sangat lancar tanpa kendala sama sekali. Sepuluh menit langsung cetak. Semoga dengan pelayanan yang mudah, gratis, dan ramah seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya,” tutur Mirza. (*)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Jombang Laksanakan Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Tiga Puskesmas

JOMBANG - BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam...

Akibat Kekeringan dan Gagal Panen, Bupati Yani Serahkan Bansos ke 1.177 Petani

GRESIK - Merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen...

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait