Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Fokus Peningkatan Infrastruktur Jalan hingga Drainase, 22 Desa di Kecamatan Kedungadem Tuntaskan Program BKKD

Di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro sebanyak 22 desa mendapatkan alokasi BKKD Tahun 2025, kecuali Desa Drokilo

BOJONEGORO – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa terus dikebut. Di Kecamatan Kedungadem, program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025 telah tuntas. Tercatat, ada 22 desa dari total 23 desa yang melaksanakan program BKKD.

Camat Kedungadem, Sahlan, mengungkapkan, pembangunan tahun ini sangat masif dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari akses jalan yang memadai hingga konektivitas antardesa.

Fokus utama pembangunan kali ini terletak pada peningkatan kualitas jalan. Total panjang ruas jalan yang dibangun mencapai 20.139 meter. Baik itu rigid beton maupun aspal.

Selain jalan, pembangunan juga mencakup infrastruktur penunjang lainnya seperti:

1. Drainase: Untuk memastikan aliran air lancar dan mencegah genangan di permukiman.

2. TPT (Tembok Penahan Tanah) & Bronjong: Sebagai langkah antisipasi longsor dan penguatan struktur tanah di area rawan.

Dari 23 desa yang ada di Kecamatan Kedungadem, sebanyak 22 desa mendapatkan alokasi BKKD tahun 2025, kecuali Desa Drokilo. Meski demikian, Sahlan memastikan koordinasi dan pengerjaan tetap berjalan sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang ada.

Menyadari besarnya anggaran yang dikelola, Camat Sahlan menegaskan komitmennya dalam melakukan pendampingan intensif. Pihak kecamatan tidak hanya memberikan instruksi, tetapi turun langsung memastikan administrasi dan pelaksanaan lapangan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Komitmen melakukan pendampingan dan pengawasan agar penggunaan dana berjalan sesuai aturan,” ujarnya Senin (9/3/2026).

Pembangunan infrastruktur melalui BKKD ini diharapkan dapat meningkatkan indeks kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses transportasi yang memadai. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Langkah Mitigasi Pertanian Purwosari dan Sekitarnya, Pemkab Bojonegoro Normalisasi Kali Jambe

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait