Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Angkutan Lebaran 2026: KAI Commuter Area 8 Surabaya Siapkan 50 Perjalanan Harian

SURABAYA – KAI Commuter Area 8 Surabaya resmi memulai masa Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 yang berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Berbagai persiapan operasional telah dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026) mengatakan, selama masa Angkutan Lebaran 2026 pihaknya akan mengoperasikan sebanyak 50 perjalanan Commuter Line setiap hari yang menghubungkan sejumlah kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Probolinggo, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu, hingga Bojonegoro.

“Total KAI Commuter Area 8 Surabaya menyiapkan kapasitas angkut sebanyak 34.345 penumpang per hari,” jelas Karina.

Ia menambahkan, selama periode Angkutan Lebaran tersebut tersedia total kuota sebanyak 755.594 pengguna. Sementara itu, volume pengguna diproyeksikan mencapai 1.014.653 orang atau meningkat sekitar 103 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 988.846 pengguna.

Saat ini, KAI Commuter Area 8 Surabaya mengoperasikan beberapa layanan Commuter Line, yakni Commuter Line Doho/Penataran relasi Surabaya–Blitar/Kertosono sebanyak 16 perjalanan, Commuter Line Jenggala sebanyak tiga perjalanan, Commuter Line Arjonegoro relasi Sidoarjo–Bojonegoro sembilan perjalanan, Commuter Line Blorasura relasi Surabaya–Cepu empat perjalanan, serta Commuter Line Supas relasi Surabaya–Pasuruan/Probolinggo sebanyak delapan perjalanan.

Untuk kapasitas pengguna, Karina menjelaskan, perjalanan dengan jarak lebih dari 100 kilometer memiliki kapasitas hingga 120 persen, terdiri dari 100 persen tempat duduk dan 20 persen tanpa tempat duduk. Sementara untuk perjalanan dengan jarak kurang dari 100 kilometer memiliki kapasitas hingga 150 persen, yakni 100 persen tempat duduk dan 50 persen tanpa tempat duduk.

Guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna, KAI Commuter menyiagakan total 539 petugas frontliner yang terdiri dari petugas loket, passenger service, petugas kesehatan, WALKA, pengamanan stasiun, operator rescue hingga petugas posko wilayah.

Selain itu, sejumlah peningkatan fasilitas juga dilakukan untuk mendukung kenyamanan penumpang. Di antaranya penataan hall di Stasiun Kediri, Stasiun Blitar, dan Stasiun Kepanjen, serta penataan selasar di Stasiun Cepu dan Stasiun Kandangan.

KAI Commuter juga terus memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) dengan penambahan guiding block, perbaikan toilet dan mushola di berbagai stasiun, penyediaan ruang menyusui, charging booth, hingga dekorasi bertema Idul Fitri untuk mempercantik area stasiun.

Karina mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan Commuter Line di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk merencanakan perjalanan sejak awal dengan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Pemesanan tiket melalui aplikasi tersebut dapat dilakukan mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan.

“Sebelum keberangkatan, pengguna yang akan melakukan perjalanan diminta menyiapkan kartu identitas asli saat proses boarding untuk mempercepat pengecekan tiket,” kata dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Kinerja Komunikasi DEI dan ESG di Media Sosial Konsisten, Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi...

Kabupaten Pasuruan Nominator Lomba Wana Lestari 2026 Kategori Hutan Kemasyarakatan

PASURUAN - Kabupaten Pasuruan berhasil masuk sebagai salah satu...
Advertisementspot_img

Terbaru

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Terkait