Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Perkuat Akses dan Keselamatan, Gubernur Khofifah Salurkan 9.300 Drum Aspal untuk Jalan Desa dan Kabupaten

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kolaborasi pembangunan infrastruktur melalui Program Pembinaan Jalan Kabupaten berupa bantuan aspal drum kepada pemerintah kabupaten/kota.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mempercepat pemeliharaan jalan kabupaten dan jalan desa guna meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Dilaksanakan sejak tahun 2024, telah ada ribuan drum aspal yang disalurkan untuk perbaikan jalan di kabupaten kota Jawa Timur. Rinciannya, di tahun 2024, Pemprov Jawa Timur menyalurkan lebih dari 1.500 drum aspal kepada empat kabupaten sebagai tahap awal implementasi program.

Selanjutnya pada tahun 2025, jumlah bantuan meningkat signifikan dengan penyaluran lebih dari 5.300 drum aspal kepada 20 kabupaten di Jawa Timur.

Pada Tahun 2026, dari total rencana bantuan 7.000 drum aspal, sebanyak 2.500 drum telah disalurkan kepada kabupaten dan kota yang membutuhkan, dengan penentuan prioritas berdasarkan kebutuhan perbaikan jalan di masing-masing daerah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa program bantuan aspal drum tersebut dirancang sebagai bentuk kolaborasi antar pemerintah daerah dalam penyelenggaraan infrastruktur jalan.

Melalui program ini, Pemprov Jawa Timur menyediakan bantuan aspal, sementara pemerintah kabupaten maupun desa menyiapkan pelaksana dan tenaga untuk pengerjaan perbaikan jalan di lapangan.

baca juga: Pelantikan Dekopinwil Jatim, Gubernur Khofifah Soroti Peran Koperasi untuk Ekonomi Kerakyatan

“Dengan dukungan aspal dari Pemprov dan agregat dari pemerintah kabupaten maupun desa, pemeliharaan jalan seperti penambalan lubang bisa dilakukan lebih cepat sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat meningkat,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (16/3).

Menurut Khofifah, peningkatan alokasi bantuan tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Jawa Timur dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di tingkat kabupaten dan desa.

“Perbaikan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan program ini kita ingin memastikan aksesibilitas masyarakat semakin baik sehingga mobilitas dan aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lancar,” katanya.

Berdasarkan perhitungan teknis, total bantuan aspal drum yang telah dan akan disalurkan sejak tahun 2024 hingga 2026 diperkirakan mampu memperbaiki jalan kabupaten dan jalan desa seluas sekitar 485.000 meter persegi.

Dengan asumsi lebar rata-rata jalan kabupaten dan desa sekitar 5 meter, maka program tersebut setara dengan perbaikan hampir 100 kilometer ruas jalan di berbagai wilayah Jawa Timur.

Khofifah menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ketika jalan semakin baik, distribusi barang dan mobilitas masyarakat juga semakin lancar. Ini tentu akan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan di daerah,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam program ini dapat terus diperkuat sehingga perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih cepat dan merata.

“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan kerja bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa, kita bisa menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

baca juga: OMC BPBD Jatim Jelang Lebaran: Hari Pertama Sasar Wilayah Tapal Kuda, Tuban dan Mojokerto

Advertisementspot_img

Populer

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Kinerja Komunikasi DEI dan ESG di Media Sosial Konsisten, Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi...

BPBD Jombang Laksanakan Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Tiga Puskesmas

JOMBANG - BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait