NGANJUK – Pemerintah menargetkan proyek pembangunan Museum dan Monumen Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, rampung sebelum 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh (May Day).
Berkaitan dengan itu, Wakil Bupati Nganjuk, Mas Handy, bersama Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan melakukan pengecekan langsung kesiapan pembangunan Museum dan Monumen Pahlawan Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Selasa (17/3/2026) lalu.
Kunjungan lapangan itu juga dihadiri jajaran perangkat daerah terkait untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.
Dalam arahannya, Wabup Mas Handy meminta setiap perangkat daerah segera menjalankan tugas masing-masing sesuai tanggung jawabnya.

“Tolong dicek kembali, bapak-ibu semua sudah memiliki tugas masing-masing. Pastikan segera dilaksanakan dan dikerjakan. Dikerjakan sekarang atau nanti targetnya tetap sama, jadi lebih baik dilaksanakan sekarang,” kata dia.
Mas Handy juga menyampaikan harapannya agar seluruh persiapan dapat berjalan maksimal, mengingat rencana kunjungan Presiden pada awal Mei mendatang.
“Insya Allah jika tidak ada halangan, di Bulan Mei nanti Bapak Presiden akan berkunjung. Maka dari itu, seluruh persiapan harus kita lakukan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia menambahkan, progress pembangunan Museum Marsinah saat ini telah mencapai sekitar 85 persen. Selain bangunan utama, pemerintah juga akan memercantik area lingkungan sekitar.
Menurutnya, setiap tanggal 1 Mei, kawasan makam Marsinah selalu ramai dikunjungi masyarakat dan buruh yang berziarah. Setelah Marsinah ditetapkan sebagai pahlawan nasional, jumlah pengunjung diperkirakan akan semakin meningkat.
“Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama jajaran, termasuk pihak kepolisian, akan memersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya untuk menyambut hal tersebut,” kata dia. (*)
