PROBOLINGGO – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo menggelar seminar inspirasi haji yang diikuti 100 peserta dari unsur penyuluh agama Islam dan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Kabupaten Probolinggo, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait prosedur pendaftaran haji, mulai dari haji reguler, haji khusus hingga haji furodah. Dimana haji furodah sangat bergantung pada kebijakan visa dari Arab Saudi, yang dalam dua tahun terakhir belum tersedia, terakhir pada Tahun 2024.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan menyampaikan kegiatan sosialisasi tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. “Tujuannya agar masyarakat memahami mekanisme dan prosedur yang dibutuhkan, sehingga terhindar dari kemungkinan penipuan. Selain prosedur pendaftaran, peserta juga mendapatkan penjelasan terkait penggabungan mahram serta pendampingan bagi jemaah lanjut usia yang diperbolehkan sesuai ketentuan,” katanya.
Tidak hanya itu, dalam seminar tersebut juga dihadirkan materi dari pihak mitra yang memberikan solusi pembiayaan bagi calon jemaah yang mengalami kendala finansial, melalui skema pinjaman yang dapat diangsur.
“Ada juga penjelasan dari pihak mitra bagi masyarakat yang terkendala secara finansial. Mereka bisa mendapatkan bantuan berupa pinjaman yang dapat diangsur sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Barzan berharap para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas, sehingga pemahaman tentang prosedur haji semakin merata.
“Harapan kami, ini menjadi ilmu dan pencerahan bagi peserta. Mereka diharapkan dapat menyampaikan kembali kepada masyarakat terkait prosedur pendaftaran haji, baik reguler maupun khusus,” kata dia. (*)
