Kamis, 23 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Wujud Kepedulian, Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan untuk Warga Sumengko

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan respons cepat dalam menangani dampak bencana cuaca ekstrem yang melanda wilayah Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, mewakili Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, secara langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, Kamis (16/4/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut atas kejadian hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Fenomena cuaca ekstrem itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa beberapa bangunan milik warga.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, kerusakan yang ditimbulkan tergolong ringan hingga sedang, dengan mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah, seperti genteng yang berjatuhan akibat terpaan angin kencang.

Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sehingga fokus penanganan diarahkan pada pemulihan infrastruktur rumah warga dan pembersihan material terdampak.

Kerusakan tergolong ringan hingga sedang, dengan mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah

Dalam kesempatan itu, Kalaksa BPBD Nganjuk menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas penyaluran bantuan logistik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus mempercepat proses pemulihan,” ujar Sutomo.

Selain menyerahkan bantuan, BPBD bersama perangkat desa dan relawan juga melakukan upaya penanganan lanjutan, seperti evakuasi pohon tumbang, pendataan kerusakan, serta koordinasi lintas sektor guna memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis, warga diimbau untuk rutin memantau informasi cuaca, mengamankan lingkungan sekitar rumah, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat.

BPBD Kabupaten Nganjuk turut mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya tanggap bencana melalui kesiapsiagaan berbasis komunitas. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko serta dampak bencana di masa mendatang.

Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid, diharapkan proses pemulihan di Desa Sumengko dapat berjalan optimal, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu yang tidak terlalu lama. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Kementerian Kehutanan Supervisi Tapal Batas Hutan untuk TPA Sampah di Ponorogo 

PONOROGO - Muncul kepastian Ponorogo segera memiliki tempat pemrosesan...

Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi Atasi Persoalan Sampah

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memerkuat komitmennya dalam...

Tenda-tenda Mina Berdiri, Saudi Ungkap Kesiapan Penuh Tampung Jutaan Jemaah Haji

MINA - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dipercepat....
Advertisementspot_img

Terbaru

Komunitas Pecinta Satwa Ramaikan Rangkaian Harjakapro ke-280 di Alun-alun Kraksaan

PROBOLINGGO - Memasuki hari keenam rangkaian Hari Jadi Kabupaten...

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara...

Haji 2026: Saudi Siapkan 12.000 Penerbangan dan 3,1 Juta Kursi Penumpang

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi mengaktifkan kesiapan tertinggi di sektor...

Peringati Hari Kartini 2026: Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

SURABAYA - Memeringati Hari Kartini Tahun 2026, Gubernur Jawa...

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

BANYUWANGI - Destinasi wisata di Banyuwangi seolah tak ada...

Terkait