Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Korvei di Taman Hijau SLG, Komitmen Pemkab Kediri Jaga Kebersihan Ruang Publik

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen menjaga kebersihan ruang publik, salah satunya Kawasan Taman Hijau, Simpang Lima Gumul.

Kegiatan menjaga kebersihan ruang publik ini cukup menarik. Sebagaimana yang dilakukan pada Jumat (17/4/2026), kegiatan kerja bakti/korvei yang diawali dengan senam pagi ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak menjalankan Work From Home (WFH).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menyebut gerakan korvei ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menjaga aset daerah, khususnya kebersihan lingkungan di kawasan publik.

“Kalau melihat tamannya indah, bersih, itu semakin menambah semangat kita untuk berkarya, memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Menurut Mbak Dewi kegiatan korvei di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri telah menjadi agenda rutin tiap pekannya sebagai implementasi Gerakan Nasional Indonesia Asri, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Pihaknya berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih, kawasan SLG merupakan ruang publik yang sering dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.

Kegiatan kerja bakti/korvei yang diawali dengan senam pagi melibatkan Aparatur Sipil Negara yang tidak menjalankan work from home, Jumat (17/4/2026)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti menambahkan, melalui kegiatan korvei ini pihaknya juga memberikan edukasi kepada seluruh peserta untuk membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, setiap peserta diwajibkan membawa air minum dalam tumbler sendiri. Disisi lain, Putut mengaku pihaknya terus menggencarkan upaya edukasi kepada masyarakat supaya tidak menghasilkan sampah secara berlebihan dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan

“Jadi mengatasi persoalan sampah itu menjadi tanggung jawab bersama antara yang menghasilkan sampah dan yang menggunakan,” ucapnya. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Siap Hadapi Bencana, Lumajang Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

LUMAJANG - Kesiapan masyarakat mengambil tindakan sejak menit-menit pertama...

Pemkot Madiun Bekali ASN Kemampuan Manajemen Bencana dan Water Rescue

MADIUN – Menyadari bahwa bencana dapat terjadi sewaktu-waktu, Pemerintah...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait