Kamis, 30 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Antisipasi Kemarau Panjang, Banyuwangi Siapkan Satgas

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang memicu panas ekstrem tahun ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi kini tengah menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) Antisipasi Kemarau Panjang yang siap diterjunkan sewaktu-waktu.

“Langkah ini menindaklanjuti imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis secara nasional terkait potensi kemarau panjang,” ujar Kalaksa BPBD Banyuwangi, Partana, Senin (27/4/2026).

Ia mengatakan, meskipun pihaknya berharap dampak El Nino tidak berakibat fatal, langkah antisipasi sejak dini diperlukan. Strategi yang disiapkan mencakup mitigasi komprehensif terhadap potensi kekeringan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Satgas ini nantinya akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Banyuwangi, TNI-Polri, BMKG, Basarnas, pengelola Taman Nasional Alas Purwo, hingga elemen masyarakat.

“Saat ini statusnya masih kesiapsiagaan. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, tim sudah siap,” kata Partana.

Dalam proses mitigasi, BPBD telah memetakan 11 kecamatan dengan tingkat kerawanan kekeringan tinggi. Wilayah tersebut meliputi Wongsorejo, Tegaldlimo, Singojuruh, Blimbingsari, Kabat, Gambiran, Purwoharjo, Siliragung, Muncar, Bangorejo, dan Pesanggaran.

Untuk wilayah dengan tingkat kerawanan sedang, tercatat ada Kecamatan Glagah, Kalipuro, Giri, dan Cluring. Sementara itu, 10 kecamatan lainnya seperti Banyuwangi Kota, Rogojampi, Tegalsari, Srono, Songgon, Glenmore, Genteng, Licin, Kalibaru, dan Sempu masuk dalam kategori kerawanan rendah.

“Selain pemetaan air bersih, kami juga memberikan atensi khusus pada pemetaan titik-titik potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hutan produksi maupun taman nasional,” imbuhnya.

Koordinasi telah dilakukan melalui rapat awal dengan sejumlah stakeholder di Banyuwangi hingga tingkat provinsi. Hal ini bertujuan agar setiap instansi dapat melakukan mitigasi sesuai dengan wewenang dan kapasitas masing-masing.

Berdasarkan prediksi BMKG, potensi kemarau panjang tahun ini dimulai sejak awal April dan diprediksi mencapai puncaknya pada bulan Agustus hingga September mendatang.

“Karena itulah kami mengumpulkan seluruh stakeholders. Untuk OPD, tugas pokok dan fungsinya sudah jelas. Peran utama ada di Dinas Pertanian, Dinas Pengairan, dan PUDAM untuk memastikan kecukupan debit air serta kelancaran suplai air bersih bagi warga,” paparnya.

Meski tengah bersiap menghadapi kemarau, BPBD juga tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya seperti banjir dan angin kencang. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi masih kerap mengguyur sejumlah wilayah di Banyuwangi dan menyebabkan kenaikan debit air sungai.

“Salah satu dampaknya adalah amblesnya jembatan di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, akibat terjangan banjir beberapa hari lalu. Belum lama banjir juga terjadi di Kalibaru,” kata dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Bojonegoro Canangkan “Nggon Sahdu”, Satu Rumah Satu Pohon Durian

BOJONEGORO - Kabupaten Bojonegoro terus berupaya mengembangkan agrowisata durian...

Pemkab Madiun Perkuat IKM di Kebonsari, Hilirisasi Melon Dorong Ekonomi Desa

MADIUN - Guna mendorong penguatan Industri Kecil Menengah (IKM),...

Hari Otonomi Daerah 2026: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan, Pemprov Jatim Berkinerja Tinggi pada EPPD 2025

JAKARTA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima...
Advertisementspot_img

Terbaru

Aturan Akses Makkah Diperketat, Jemaah Haji Diminta Tak Bepergian Sendirian

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi mulai memerketat aturan akses masuk...

Tradisi Longkangan, Kearifan Lokal Warga Senepo-Ponorogo Jaga Kelestarian Alam

PONOROGO - Belik Wonorejo mendapatkan perlakuan khusus. Warga Desa...

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

MOJOKERTO - Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan...

Warga Saudi dan Negara Teluk Masih Boleh Umrah hingga 3 Mei, Meski Tanpa Izin Haji

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi memberi kelonggaran bagi warga negaranya...

Tanggul Jalan di Sawahan Longsor, BPBD Nganjuk Tetapkan Status Potensi Darurat

NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk...

Terkait