BLITAR – Sebagai langkah memperkuat mitigasi bencana alam maupun non-alam di Kota Blitar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi dengan UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Blitar melakukan sosialisasi dan simulasi pengurangan resiko kebakaran di Kelurahan Turi, Rabu (13/05/2026) malam lalu.
Sosialisasi ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran sejak dini.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Kota Blitar, Propy Ida Kristiani, mengatakan, sosialisasi pengurangan risiko bencana yang dilakukan BPBD Kota Blitar rutin dilaksanakan sebagai upaya mengingatkan masyarakat agar sigap, tanggap, dan waspada apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam maupun nonalam.
Propy menjelaskan, sosialisasi kali ini menyasar empat kelurahan di Kecamatan Sukorejo, yakni Kelurahan Turi, Karangsari, Tlumpu, dan Tanjungsari. Menurutnya, Kelurahan Turi dipilih karena merupakan salah satu kawasan permukiman padat penduduk.
Oleh karena itu, BPBD menggandeng UPT Damkar untuk memberikan simulasi antisipasi dan penanganan kebakaran sederhana menggunakan kain basah dan peralatan lainnya.
“Ini kegiatan rutin sosialisasi pengurangan risiko bencana artinya untuk tahun ini di kelurahan turi, karangsari sama tlumpu dan tanjungsari kita laksanakan bulan April,” kata Propy.
Dalam sosialisasi itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kompor dalam kondisi menyala dalam kurun waktu lama saat memasak guna mencegah terjadinya kebakaran. (*)
