Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Antisipasi Hantavirus, Pemprov Jatim Minta Tingkatkan Kewaspadaan & Pola Hidup Sehat

SURABAYA – Provinsi Jawa Timur hingga saat ini dipastikan belum ada laporan terkait kasus penyebaran hantavirus. Meski begitu, Pemprov Jatim meminta agar semua pihak tidak terlena. Sebaliknya, kewaspadaan tetap terjaga.

Hantavirus memang tengah mendapat sorotan global. Hantavirus adalah kelompok virus dari genus orthohantavirus yang umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Virus ini tergolong penyakit zoonosis atau yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menjelaskan, hingga saat ini, di Jawa Timur tidak ada kasus tersebut. “Tapi sekali lagi kita tidak boleh terlena,” kata Emil Dardak di DPRD Jatim, Selasa (12/5/2026).

Emil menyebut, sistem kesiagaan harus terus terjaga. Terlebih, sistem kesiagaan ini sudah terbangun pasca beberapa tahun lalu, Indonesia termasuk Jawa Timur mengalami pandemi Covid-19. Sistem kesiagaan semacam ini harus terus dijaga untuk antisipasi.

Untuk pengecekan sendiri, Emil menyebut sudah ada metodologinya yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan. “Jadi, tentu pemerintahan ini transparan. Apapun yang terjadi, tidak ada yang kemudian tidak disampaikan kepada publik,” kata Emil Dardak.

Pemprov Jatim pun telah menyampaikan sosialisasi terkait Hantavirus melalui laman sosial media resmi mereka. Salah satunya bagaimana tentang pencegahan hantavirus. Dikutip dari postingan tersebut, pencegahan bisa dilakukan dengan pola hidup bersih.

Yakni selalu jaga kebersihan tempat tinggal dan kerja, tutup lubang di dinding atau atap supaya tikus tidak bisa masuk, simpan makanan dengan rapat, kelola sampah supaya tidak jadi sarang tikus lalu gunakan masker dan sarung tangan jika beresiko kontak dengan habitat hewan pengerat. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait