Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Kalaksa BPBD Jatim Rampungkan SDMT Bareng 67 Kalaksa se-Indonesia

BOGOR – Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengikuti pendalaman kapasitas kebencanaan, melalui Diklat Senior Disaster Management Training (SDMT) yang digelar BNPB di Pusdiklat Penanggulangan Bencana, Kabupaten Bogor, Jabar. Kegiatan tersebut berlangsung selama 12 hari atau tepatnya sejak Senin (4/5) hingga Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan SDMT angkatan ke-3 yang diikuti 68 Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia ini dibuka Kepala BNPB, Letjen TNI Dr Suharyanto dan ditutup Sekretaris Utama BNPB, Dr Rustian.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB menegaskan, Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara dengan tingkat potensi risiko bencana tertinggi di dunia, dan peringkat keempat negara dengan paparan bencana tertinggi di dunia.

Bahkan, menurutnya, dunia internasional menjuluki Indonesia sebagai “laboratorium bencana”. Predikat itu bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam penanggulangan bencana.

Bagi Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, pelatihan SDMT ini sangat penting untuk mereview kembali pola penanganan bencana di masing-masing daerah, khususnya di Jatim

Karenanya, Suharyanto menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para pemimpin penanggulangan bencana di daerah, untuk membaca situasi secara cepat dan tepat, serta mampu mengambil keputusan terukur saat menghadapi kondisi darurat.

Berbagai materi dan praktik diberikan selama pelatihan SDMT, di antaranya tentang pengenalan sistem penanggulangan bencana, kepemimpinan saat krisis, manajemen informasi & komunikasi kebencanaan, manajemen rehabilitasi & rekonstruksi, manajemen pengelolaan logistik & peralatan, hingga gladi posko.

Selain materi dan praktik, peserta SDMT juga memperkaya pola koordinasi dan komunikasi lintas sektor saat terjadi bencana di masing-masing daerah.

Bagi Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, pelatihan SDMT ini sangat penting untuk mereview kembali pola penanganan bencana di masing-masing daerah, khususnya di Jatim.

SDMT angkatan ke-3 diikuti 68 Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia

Salah satu poin menarik dari kegiatan SDMT, menurut Gatot, adalah saat acara peninjauan ke berbagai lokasi untuk melihat success story penanganan bencana di berbagai bidang, salah satunya, pengolahan sampah pasca bencana di TPS Cijantung, Jakarta.

Di lokasi ini, Kalaksa BPBD Jatim bersama kelompoknya meninjau Motah, yakni, Mesin Olah Runtah (sampah) yang digunakan untuk pengolahan sampah pasca bencana, seperti, pasca banjir, longsor atau puting beliung.

Keunggulan mesin ini, tidak butuh listrik dan bahan bakar, suhu pembakaran tinggi dan ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan banyak asap.

Peningkatan kapasitas para pemimpin penanggulangan bencana di daerah, untuk membaca situasi secara cepat dan tepat, serta mampu mengambil keputusan terukur saat menghadapi kondisi darurat

“Ini salah satu teknologi yang bagus dan efisien. Teknologi ini sudah kami laporkan ke Ibu Gubernur. Rencananya, kita akan ujicobakan satu unit di Kabupaten Tuban,” ujar Kalaksa Gatot Soebroto.

Bagi Gatot, selain beberapa hal tersebut, banyak pengalaman dan pengetahuan penting yang didapat sepanjang pelaksanaan SDMT untuk diaplikasikan di daerah masing-masing.

“Namun yang terpenting, jangan pernah lelah belajar di posisi manapun Anda saat ini. Karena perubahan dan tantangan ke depan tidak semakin mudah. Jangan lupa juga, perbanyak jejaring kemitraan. Karena bencana tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah. Butuh kolaborasi dengan berbagai unsur dan komunitas di masyarakat,” kata dia. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Sinergi Tim Gabungan Cegah Api Meluas, Kebakaran Hutan di Pasirian Berhasil Dikendalikan

LUMAJANG - Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah kebakaran...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Mojokerto Luncurkan ‘Mojokerto Tangguh Rek’ dan Aplikasi Mojo Mandala

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memperkuat kesiapsiagaan menghadapi...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait