Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Rumah Ambruk di Kecamatan Besuk

PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban rumah ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang di Dusun Karanganyar RT 04 RW 02 Desa Matekan Kecamatan Besuk, Senin (25/5/2026).

Rumah milik Aswi dilaporkan ambruk setelah diterjang cuaca ekstrem pada Minggu (24/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan bangunan semi permanen tersebut roboh karena kondisi kayu penyangga yang sudah rapuh.

Dalam kegiatan itu, BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan sejumlah bantuan logistik di antaranya paket kebersihan, terpal, sembako, paket sandang, selimut, lauk-pauk serta hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan dasar korban.

Selain BPBD Kabupaten Probolinggo, kegiatan penanganan bencana tersebut juga melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo, staf Kecamatan Besuk serta Pemerintah Desa Matekan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan tim TRC PB BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan bantuan kepada korban terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung melakukan asesmen di lokasi sekaligus menyalurkan bantuan logistik untuk membantu kebutuhan sementara korban,” katanya.

Berdasarkan hasil asesmen jelas Oemar, rumah mengalami kerusakan dengan lebar sekitar 4 meter dan panjang 6 meter. Bangunan diketahui merupakan rumah semi permanen dengan kondisi material kayu yang sudah lapuk sehingga mudah roboh saat diterjang angin kencang.

Tim BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen terhadap kondisi rumah roboh di Desa Matekan Kecamatan Besuk (foto: BPBD)

“Dari hasil asesmen, kondisi kayu bangunan memang sudah rapuh sehingga saat hujan deras dan angin kencang terjadi, bangunan tidak mampu bertahan,” ujarnya.

Menurut Oemar, bantuan tersebut merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam penanganan bencana agar masyarakat terdampak dapat segera terbantu. “Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bisa terpenuhi sementara waktu, terutama untuk perlindungan dan kebutuhan sehari-hari,” kata dia.

Oemar menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama bagi warga yang memiliki rumah dengan kondisi bangunan kurang kuat.

“Kami menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan deras dan angin kencang. Jika ada kondisi bangunan yang sudah rapuh sebaiknya segera dilakukan penguatan atau perbaikan untuk mengurangi risiko bencana,” katanya. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Akibat Kekeringan dan Gagal Panen, Bupati Yani Serahkan Bansos ke 1.177 Petani

GRESIK - Merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait