Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi “Pro Bestari” Tahun 2026. Sosialisasi program ini gencar dilakukan langsung oleh Walikota Mojokerto diantaranya di Kelurahan Pulorejo dan Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Senin (13/7/2026).

Program Pro Bestari merupakan salah satu kebijakan strategis Pemerintah Kota Mojokerto sebagai implementasi dari misi pertama, yaitu membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing melalui pemerataan akses serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Program ini juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dengan membantu meringankan beban finansial yang ditanggung para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Biaya kuliah itu bukan cuma soal UKT. Kadang biaya kos, makan, transportasi, dan kebutuhan buku atau literasi itu jauh lebih besar dan sering bikin mahasiswa pusing. Di sinilah Pemkot hadir, supaya anak-anak hebat Kota Mojokerto bisa fokus belajar tanpa perlu cemas memikirkan biaya hidup,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto.

Selain beasiswa prestasi berbasis capaian akademis maupun nonakademis dengan sistem penilaian bobot prestasi (mulai tingkat kota hingga internasional). Pemerintah Kota Mojokerto juga bersinergi dengan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Mojokerto Jalur yang dikhususkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu tanpa pembatasan syarat universitas negeri, yang pendaftarannya resmi dibuka mulai 3 September 2026.

Manfaat program ini pun telah dirasakan nyata oleh masyarakat. Salah satunya Hermin, warga Pulowetan. Ia membagikan kisah sukses anaknya yang berhasil lulus tepat waktu (3,5 tahun) di jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang berkat dukungan Pro Bestari. Dengan torehan IPK 3,88, kini sang anak telah langsung terserap ke dunia kerja di salah satu perusahaan swasta nasional.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Mojokerto, khususnya kepada Ibu Walikota atas program beasiswa yang telah diberikan putra saya menerima beasiswa selama tiga tahun. Pada semester pertama ia belum bisa menerima karena masih mahasiswa baru dan harus memenuhi persyaratan IPK terlebih dahulu. Memasuki tahun kedua, ia mendapatkan beasiswa selama dua semester, begitu pula pada tahun ketiga,” ujarnya.

Hal serupa juga dialami oleh Zakiyah, warga Pulorejo menceritakan adiknya yang berkuliah di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) juga berhasil lulus dalam waktu 3,5 tahun dan menjadi sarjana pertama di keluarganya.

Sebagai informasi untuk pendaftaran beasiswa tahun ini dapat dilakukan lewat Aplikasi Mojo Kampus dengan alamat tautan https://beasiswa-disporapar.mojokertokota.go.id/ (tri)

Advertisementspot_img

Populer

Siap Hadapi Bencana, Lumajang Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

LUMAJANG - Kesiapan masyarakat mengambil tindakan sejak menit-menit pertama...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...
Advertisementspot_img

Terbaru

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Terkait