Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Hari Kedua Riyayan Idul Fitri di Jemursari, Gubernur Khofifah: Perkuat Harmoni dan Kebersamaan Masyarakat Jawa Timur

SURABAYA – Ribuan warga antusias menikmati hidangan UMKM dalam tradisi riyayan Lebaran hari kedua di kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Jemursari, Surabaya, Minggu (22/3/2026).

Momentum ini menjadi ruang pertemuan langsung antara masyarakat dengan pemimpinnya dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan tanpa sekat. Sekaligus guna memerkuat harmoni dan kebersamaan di tengah masyarakat Jawa Timur

Sejak pagi, ribuan warga dari berbagai daerah memadati area sekitar kediaman Gubernur Khofifah.

Tidak hanya warga Surabaya, tetapi juga dari daerah lainnya hingga berbagai kalangan usia turut hadir, termasuk puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang ikut meramaikan suasana penuh kehangatan tersebut.

Sebagai informasi, kegiatan riyayan di kediaman Gubernur Khofifah digelar selama dua hari, yakni 22–23 Maret 2026, dengan dua sesi setiap harinya, pukul 10.00–13.00 WIB dan 19.00–21.00 WIB.

Selain bersilaturahim, masyarakat yang hadir juga menikmati hidangan kuliner dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima secara gratis. Beragam menu seperti soto ayam, semanggi, nasi goreng, mi goreng hingga tahu campur disajikan untuk dinikmati bersama.

Gubernur Khofifah tampak dengan sabar menyalami satu persatu warga yang riyayan di rumah Jemursari Surabaya

Suasana semakin semarak dengan lantunan musik religi yang mengiringi kebersamaan warga. Usai bersalaman.

Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, pada riyayan tahun ini menghadirkan sajian kuliner dari UMKM dan pedagang kaki lima untuk masyarakat yang hadir. Sehingga warga dapat menikmatinya secara gratis beragam kuliner.

“Melarisi UMKM dengan menyediakan hidangan untuk tamu-tamu riyayan di Jemursari menjadi bagian dari kebersamaan kita. Terima kasih semuanya. Mohon maaf lahir batin. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadan mendatang,” tuturnya.

Gubernur Khofifah mengatakan, tradisi riyayan ini menjadi ikhtiar memerkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan energi kebersamaan di momen Idul Fitri.

“Tradisi Riyayan ini karena sekarang Riyoyo Idul fitri kita maksimalkan dengan silaturahim. Silaturahim itu menurut Rasullullah bisa memanjangkan umur, bisa meluaskan rezeki. Dan tentu harapan kita ini menguatkan seduluran,” ungkap Khofifah.

Khofifah menambahkan, menghadirkan ruang silaturahim lintas kalangan merupakan bagian dari ikhtiar membangun harmoni sosial di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah juga mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk terus membangun suasana positif. Ia berharap energi positif dari perayaan Idul Fitri dapat terus ditransformasikan menjadi semangat gotong royong dalam membangun Jawa Timur yang lebih sejahtera.

riyayan tahun ini menghadirkan sajian kuliner dari UMKM dan pedagang kaki lima untuk masyarakat yang hadir

Salah seorang warga bernama Fauziah asal Ampel Surabaya mengaku bahwa tradisi Riyayan atau Silaturahmi Lebaran di Kediaman Gubernur Khofifah telah menjadi agenda rutin baginya dan keluarga tiap tahun.

“Saya selalu kesini setiap hari kedua Lebaran. Tradisi ini sudah masuk tahun ketujuh,” ungkapnya.

Ia pun mengungkapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah karena telah diberi kesempatan untuk menjadi tamu di kediamannya.

“Saya juga datang dengan anak-anak. Senang sekali mereka. Hidangannya juga banyak dan enak-enak semua. Semoga Ibu Khofifah sehat selalu dan banyak rejeki,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Asiyah. Ia mengaku sangat senang bisa bertemu dan bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah.

“Semoga Ibu Gubernur sukses terus dan setiap tahun bisa mengadakan acara yang sama. Semoga juga bisa menjadi Presiden,” kata Khofifah.

Sementara itu, Koordinator Gaspol Ojol Perempuan untuk Jatim Dhea mengatakan, setiap tahun mengusahakan silaturahmi dengan ibu gubernur karena dia sangat peduli dengan perempuan-perempuan rentan.

“Mengingat pemimpin perempuan sedikit, kami bersyukur mempunyai pemimpin yang peduli sekaligus menjadi motivator bagi perempuan-perempuan di Jatim. Hal itu sudah dibuktikan dengan banyak prestasi selama menjabat,” ungkapnya. (*)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Jombang Laksanakan Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Tiga Puskesmas

JOMBANG - BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam...

Pemkot Madiun Bekali ASN Kemampuan Manajemen Bencana dan Water Rescue

MADIUN – Menyadari bahwa bencana dapat terjadi sewaktu-waktu, Pemerintah...

Kinerja Komunikasi DEI dan ESG di Media Sosial Konsisten, Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi...
Advertisementspot_img

Terbaru

Pro Bestari 2026 Hadir Kembali, Walikota Mojokerto Dorong Generasi Berprestasi Raih Pendidikan Tinggi

MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran program...

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Terkait