Rabu, 29 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda terdepan.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan gerakan tersebut bertujuan mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus membantu pengendalian harga bahan pokok.

“Kalau masyarakat bisa menanam sendiri, terutama cabai, maka kebutuhan sehari-hari bisa dipenuhi dari rumah dan tidak selalu bergantung pada pasar,” tutur walikota saat membuka penyuluhan Cabenisasi di Kelurahan Prajuritkulon, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan TP PKK, hingga Kader Motivator setempat. Selain diberikan penyuluhan, pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis bibit cabai beserta perlengkapan tanam.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab walikota, cabai dipilih karena menjadi salah satu komoditas yang kerap memicu inflasi. Dengan gerakan tanam di rumah, diharapkan kebutuhan cabai warga dapat terpenuhi secara mandiri.

Ia juga menjelaskan, program ini juga menyesuaikan kondisi wilayah perkotaan dengan lahan terbatas. Warga didorong memanfaatkan pekarangan rumah serta menggunakan media tanam dari barang bekas seperti botol dan galon.

“Ini sederhana, tapi kalau dilakukan bersama-sama, dampaknya besar. Selain untuk kebutuhan keluarga, juga membantu menjaga stabilitas harga,” kata Ning Ita.

Selain mendukung pengendalian inflasi, kegiatan ini juga terintegrasi dengan program ketahanan pangan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengelolaan sampah rumah tangga.

Pemkot Mojokerto berharap gerakan ini dapat berjalan berkelanjutan, dengan masyarakat aktif menanam dan merawat cabai hingga masa panen. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Pemkab Madiun Perkuat IKM di Kebonsari, Hilirisasi Melon Dorong Ekonomi Desa

MADIUN - Guna mendorong penguatan Industri Kecil Menengah (IKM),...

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026: Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Elemen Bersatu Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak...

Dukung Double Track, KAI Daop 8 Surabaya dan BTP Cek Lintas Jalan Kaki Wonokromo – Sepanjang

SURABAYA - Mendukung pengembangan jalur ganda (double track) serta meningkatkan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Aturan Akses Makkah Diperketat, Jemaah Haji Diminta Tak Bepergian Sendirian

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi mulai memerketat aturan akses masuk...

Tradisi Longkangan, Kearifan Lokal Warga Senepo-Ponorogo Jaga Kelestarian Alam

PONOROGO - Belik Wonorejo mendapatkan perlakuan khusus. Warga Desa...

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

MOJOKERTO - Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan...

Warga Saudi dan Negara Teluk Masih Boleh Umrah hingga 3 Mei, Meski Tanpa Izin Haji

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi memberi kelonggaran bagi warga negaranya...

Tanggul Jalan di Sawahan Longsor, BPBD Nganjuk Tetapkan Status Potensi Darurat

NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk...

Terkait